Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

Warga Daik Meminta Pemkab Lingga Tanggap Tangani Krisis Air

409
×

Warga Daik Meminta Pemkab Lingga Tanggap Tangani Krisis Air

Sebarkan artikel ini

Lingga, SuaraaKepri.com – Khusus di Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, warga yang menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengeluh, karena distribusi air yang mengalir ke rumahnya sangat kecil. Bahkan tidak jalan sama sekali, Jum’at (07/02/20).

Tok Tan salah satu warga Daik yang mengeluhkan air bersih tidak jalan tersebut mengatakan kemarau di Kabupaten Lingga ini sudah sering terjadi, namun menurut dia pemerintah daerah seperti tidak memiliki solusi untuk mengatasi permasalahan yang sama.

“Jadi saya merasa pihak PDAM dan Pemkab seperti mengharapkan air hujan turun, dan tidak memcoba belajar dari masalah-masalah sebelumnya,” kata dia Kepada Suarakepri.com.

Padahal, jelas dia mata air yang ada di sungai dan gunung Daik sangat banyak, sehingga seperti tidak memiliki solusi lain, apakah itu dibuat bak air atau membuat kolam lainya untuk menampung air yang ada.

“Katanya air mau diekspore ke Batam, tapi di Lingga sendiri kok kemarau, jadi ini yang menjadi pertanyaan buat kami masyarakat,” sebutnya.

Senada dengan Tok Tan, salah satu warga Daik yang enggan namanya disebutkan mengaku, saat ini masyarakat termasuk dirinya mulai khawatir akan terjadinya kekeringan dan meminta agar secepatnya bisa dicarikan solusi yang efektif. Ia tidak mau tragedi kemarau yang melanda Lingga beberapa bulan lamanya terulang lagi

“Saya berharap ada solusi untuk mengatasi krisis air. Selama ini saya dan keluarga bergantung pada air bersih yang disalurkan dari PDAM,” tambahnya.

Pantauan dilapangan, krisis air bersih di wilayah ibu kota Daik Lingga sudah terjadi belakangan hari. Penyaluran air dari PDAM Daik Lingga ke rumah-rumah warga yang menjadi pelanggannya mengalir secara tidak normal. Hal itu disebabkan karena debit air di DAM penampungan PDAM Daik berkurang.

Penulis : Febrian S.r

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat