Promo FBS
FBS Reliable Broker
BintanPendidikan

Toleransi dalam Keberagaman, Festival Global Migration Feast Libatkan Ponpes Al-Kautsar

3491
×

Toleransi dalam Keberagaman, Festival Global Migration Feast Libatkan Ponpes Al-Kautsar

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai pelaksanaan Global Migration Feast Festival antara IOM dengan stakeholder yang terlibat dalam kegiatan di Pondok Pesantren Al Kautsar, Sabtu (17/12)./F.Tafan

Tanjungpinang, suarakepri.com – Dalam rangka memperingati Hari Migran Internasional yang jatuh pada tanggal 18 Desember 2022, International Organization for Imigran (IOM) mengadakan kegiatan Global Migration Feast Festival dengan tema “Toleransi dalam Keberagaman”, Sabtu (17/12).

Ariani Hasanah Soejoeti selaku National Media and Communications Officer IOM Indonesia mengungkapkan, kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Tanjungpinang dan melibatkan beberapa stakeholder lokal.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Al Kautsar dengan menampilkan perlombaan Culture Performance, Speech Competition dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris dari para santri secara kreatif serta menarik.

Selain itu, kegiatan juga menyuguhkan Food Bazar khas Negara Sudan, serta menampilkan keahlian para imigran dalam memotong rambut, dan vaksinasi gratis dari Polresta Tanjungpinang.

“Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pola pikir dalam meninjau ulang perspektif tentang bagaimana kita dapat menjalin hubungan, belajar, serta menyerap pengetahuan antar satu sama lain, sehingga dapat terhubung dengan budaya, identitas, dan keragaman,” ungkap Ariani.

Ia juga menerangkan, perwakilan IOM wilayah Tanjungpinang dalam kesempatan ini telah melibatkan sejumlah stakeholder lokal yang terdiri dari LSM Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) daerah Kepri, Yayasan Cipta, dan Satgas Pengungsi Luar Negeri (PLN).

Dilain sisi, Manager Layanan PKBI daerah Kepri, Septi Nurul Farida menjelaskan bentuk keterlibatan pihaknya terhadap kegiatan IOM yaitu sebagai vendor yang bekerja sama dalam kegiatan sosial promosi dan pendidikan.

“Dalam rangka memperingati Hari Migran Internasional, PKBI daerah Kepri sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Kegiatan juga melibatkan pengungsi dari Community House Badra asal Sudan,” ujar Septi.

Ia menambahkan. Saat ini IOM dan PKBI daerah Kepri telah lama menjalin kemitraan, terutama untuk meningkatkan kualitas kesehatan mental dan sosial refugee.

Hal ini menurutnya, karena telah sesuai dengan visi PKBI Kepri untuk mendorong masyarakat yang sehat, mandiri, berencana, bertanggungjawab dan inklusi (Sembangin) khususnya di Kepulauan Riau.

“Toleransi dalam keberagaman merupakan gambaran dari masyarakat inklusi yang tidak membiarkan satu orang atau suatu kelompok lainnya menjadi rentan dan tertinggal,” ungkap Septi.

Supeno selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar juga menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik dengan kegiatan yang telah dilaksanakan dan mendukung agar kegiatan seperti ini dapat terlaksana kembali dikemudian hari.

“Saya secara pribadi menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, ditambah lagi hal ini merupakan suatu kesempatan bagi para santri kami untuk dapat menambah wawasan akan budaya luar. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dikemudian hari,” pungkas Supeno.

Turut menghadiri. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan, Kesbangpol Kota Tanjungpinang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Kelurahan BT IX, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, dan RT/RW setempat.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat