Bintan, suarakepri.com – Permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak masih ditemukan di wilayah Kabupaten Bintan.
Seperti yang sedang dialami oleh dua orang anak berumur di bawah tiga tahun (batita) yang dianggap memiliki potensi stunting cukup besar. Diketahui anak tersebut berdomisili di Perumahan Octavia Korindo dan Kampung Jawa Kelurahan Sei Lekop.
Mengetahui hal tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Bintan, Hafiza Rahmadhani langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung.
Perlu diketahui. Sejak tahun lalu Hafiza memang sudah memprioritaskan agar jumlah angka stunting di wilayah Bintan dapat segera teratasi. Hal ini terus ditunjukkannya dengan kegiatan rutin sosialisasi hingga geliat Kader PKK dan Kader Posyandu yang diturunkan ke rumah-rumah.
“Pada dasarnya kita yang memang harus berbuat untuk datang secara rutin ke Posyandu. Imunisasinya harus tetap berjalan, jangan segan-segan kalau mau konsultasi atau bertanya ke Kader Posyandu atau Kader PKK yang ada,” ujar Hafizha pada saat memberikan pengarahan kepada masyarakat setempat, Jum’at (07/04).
Ia juga menambahkan. Stunting bukanlah aib yang harus dihindari. Jika gejala stunting terlihat pada anak, secepatnya ditindak lanjuti. Permasalahan stunting masih bisa kita atasi dengan banyak terobosan.
“Jangan sampai orang tuanya diam, laporkan dan konsultasikan. Kita mau anak-anak kita semuanya sehat dan tumbuh kembangnya maksimal,” tutupnya.







Comment