Jakarta, suarakepri.com – Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota yang perlahan pulih dari pandemi, gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Sudirman berdiri kokoh, menyaksikan sebuah pencapaian yang tak terbayangkan sebelumnya. Jumlah investor pasar modal Indonesia kini telah menembus angka 13 juta, sebuah prestasi yang mencengangkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Ini bukan sekadar angka, ini adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia semakin sadar akan pentingnya investasi untuk masa depan mereka,” ujar Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, pada Selasa tanggal 25 Juni 2024.
Pertumbuhan ini tak lepas dari berbagai upaya inovatif yang dilakukan BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai pihak terkait. Salah satunya adalah kolaborasi unik dengan komunitas-komunitas yang tak terduga, seperti Komunitas Pokemon dan Asosiasi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI).
“Kami ingin mendobrak stereotip bahwa pasar modal hanya untuk kalangan tertentu. Dengan pendekatan yang lebih inklusif, kami berhasil menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, program Duta Pasar Modal yang diluncurkan pada 2023 telah berhasil menjaring 2,9 juta peserta melalui 5.460 kegiatan. Para duta ini, yang berjumlah 2.881 orang, menjadi ujung tombak dalam menyebarkan virus investasi ke seluruh pelosok negeri.
Namun, di era digital ini, BEI tak mau ketinggalan. Aplikasi IDX Mobile menjadi andalan dalam meningkatkan literasi pasar modal.
“Bayangkan, hanya dengan satu sentuhan jari, masyarakat bisa mengakses informasi pasar modal yang komprehensif,” katanya dengan penuh antusias.
Hingga akhir Mei 2024, pengguna IDX Mobile telah mencapai 154.883, meningkat 47% sejak akhir tahun lalu. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin haus akan pengetahuan investasi. Meski demikian, Jeffrey mengingatkan bahwa pertumbuhan ini harus diimbangi dengan pemahaman yang baik.
“Kami ingin investor tidak hanya bertambah jumlahnya, tapi juga kualitasnya. Keputusan investasi harus didasari data dan informasi yang akurat,” tegasnya.
Dengan berbagai upaya ini, BEI optimis dapat terus mendorong pertumbuhan jumlah investor. Namun, yang lebih penting, mereka berharap dapat menciptakan generasi investor yang cerdas dan bertanggung jawab, demi masa depan ekonomi Indonesia yang lebih cerah.
Sementara matahari mulai tenggelam di ufuk Jakarta, lampu-lampu gedung BEI mulai menyala, menjadi simbol harapan bagi masa depan pasar modal Indonesia yang semakin bersinar.







Comment