Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Resapan Air Disulap Jadi Lahan Proyek, Warga Marina dan Kampung Capung Terendam Banjir

202
×

Resapan Air Disulap Jadi Lahan Proyek, Warga Marina dan Kampung Capung Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Pantauan lokasi penimbunan resapan air di Marina yang dikeluhkan warga Kavling Plus dan Kampung Capung. /F: ist

Batam, SuaraKepri.com – Warga Kavling Plus Marina dan Kampung Capung, Tanjungriau, kembali dibuat geram. Pematangan lahan di kawasan yang sebelumnya menjadi resapan air justru memicu banjir yang kini rutin menghantui setiap kali hujan mengguyur.

Pantauan di lapangan pada Minggu (6/7/2025), belasan truk pengangkut material tampak hilir-mudik membawa pasir dan tanah timbun ke area proyek. Proses penimbunan berlangsung di atas lahan cekungan alami yang selama ini berfungsi sebagai penyangga air hujan.

“Dulu kami aman-aman saja. Tapi sejak lahan itu ditimbun, air tak punya tempat lagi mengalir. Rumah kami terendam hampir setiap hujan deras,” keluh Andi, salah seorang warga Kavling Plus.

Tak hanya memicu banjir, aktivitas truk berat juga membuat jalanan licin dan becek, serta menyebarkan debu di sepanjang akses warga. Bahkan, menurut Andi, jembatan penghubung sempat putus akibat beban kendaraan proyek.

Warga semakin resah karena proyek pembangunan ini berlangsung tanpa sosialisasi, bahkan identitas pengembang pun belum diketahui secara pasti. Mereka pun mendesak BP Batam dan Pemerintah Kota Batam segera turun tangan.

“Kami tak menolak pembangunan, tapi pengelolaan dampaknya harus ada. Jangan mengorbankan keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Andi.

Lurah Tanjungriau, Syamsuddin, membenarkan adanya gelombang keluhan dari warga serta sejumlah Ketua RT dan RW. Ia mengaku belum menerima informasi resmi apapun dari pihak pengembang.

“Belum ada surat pemberitahuan. Tapi kegiatan mereka jalan terus. Kami akan segera koordinasi dengan dinas teknis untuk menindaklanjuti,” kata Syamsuddin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang. Warga pun berharap pemerintah tidak tinggal diam sebelum dampaknya semakin meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat