Promo FBS
FBS Reliable Broker
Anambas

Malam Pentas Seni Meriahkan Rangkaian HUT RI ke-80 di Kecamatan Jemaja

735
×

Malam Pentas Seni Meriahkan Rangkaian HUT RI ke-80 di Kecamatan Jemaja

Sebarkan artikel ini
Penampilan malam pentas perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Kecamatan Jemaja./Yudi

Jemaja, SuaraKepri.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, berlangsung semakin semarak. Setelah sebelumnya diisi dengan berbagai kegiatan olahraga, sepak bola (sedang berlangsung), bola volly (Sedang berlangsung), lomba rakyat, serta acara kebersamaan lainnya, panitia pelaksana kembali menghadirkan agenda spesial berupa Malam Pentas Seni yang digelar selama tiga malam berturut-turut, mulai 17 hingga 19 September 2025.

Acara yang dipusatkan di tugu proklamasi Letung, Kecamatan Jemaja ini menampilkan kreativitas peserta didik dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP, MTS Al ma’arif sebagai bentuk apresiasi atas semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Ketua Panitia HUT RI ke-80 Kecamatan Jemaja, Azuar, menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni merupakan salah satu rangkaian menuju malam puncak yang akan diselenggarakan pada 20 September 2025. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, melainkan juga wadah pengembangan bakat bagi anak-anak sejak dini.

“Malam pentas seni ini menjadi sarana untuk menampilkan potensi dan kreativitas generasi muda Jemaja. Kami ingin memberikan ruang agar mereka semakin percaya diri, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dalam suasana peringatan hari kemerdekaan,” ungkap Azuar.

Malam pentas seni juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga hadir memenuhi lokasi acara, menyaksikan dengan penuh semangat setiap penampilan yang dipersembahkan para siswa.

Kegiatan ini dibagi ke dalam tiga hari pelaksanaan, dengan rincian sebagai berikut:

Hari Pertama (17 September 2025): Menampilkan PAUD Kasih Ibu, PAUD Dunia Anak, SDN 003 Mampok, SDN 004 Letong, SDN 007 Pulau Darak, dan MTs Al-Ma’rif.

Hari Kedua (18 September 2025): Menampilkan TK Al-Walid, PAUD Suka Damai, SDN 008 Air Biru, SDN 001 Letung, SDN 006 Letung, dan SMPN 1 Jemaja.

Hari Ketiga (19 September 2025): Menampilkan TKN 1 Jemaja, SDN 002 Rewak, SDN 005 Labuan Rewak, SDN 009 Landak, serta SMPN 2 Labuan Rewak.

Setiap sekolah menampilkan antara satu hingga dua pertunjukan, mulai dari tarian tradisional, lagu daerah,marawis, hingga drama pendek yang bertema kebangsaan.

Tidak hanya siswa, para guru dan tokoh pendidikan juga turut serta memeriahkan acara dengan menjadi pembawa acara (MC). Nama-nama seperti Ibu Desi, Bapak Ap, Ibu Yayuk, dan Ibu Upita Rahmi turut bergantian memandu jalannya kegiatan. Hal ini menjadi bukti bahwa peringatan HUT RI ke-80 di Jemaja melibatkan seluruh unsur pendidikan dan masyarakat.

Malam pentas seni ini semakin istimewa karena dihadiri oleh warga dari berbagai desa di Jemaja dan Orang Tua anak – anak yang Tampil Mereka datang bersama keluarga untuk menyaksikan penampilan anak-anak sekaligus menikmati suasana kebersamaan. Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorakan dukungan membuat suasana panggung terasa hidup.

Bagi sebagian orang tua, momen ini juga menjadi kebanggaan tersendiri saat menyaksikan putra-putri mereka tampil di depan khalayak. Bukan hanya sekadar hiburan, pentas seni ini dianggap menjadi ajang pembelajaran yang sangat berharga.

Panitia menegaskan, rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 di Jemaja akan mencapai puncaknya pada 20 September 2025. Malam puncak tersebut akan diisi dengan berbagai atraksi hiburan rakyat, penyerahan hadiah lomba, serta persembahan seni budaya yang lebih besar.

Dengan terselenggaranya malam pentas seni ini, semangat nasionalisme dan kebersamaan masyarakat Jemaja semakin terasa. Peringatan HUT RI ke-80 tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga kesempatan untuk meneguhkan komitmen generasi muda dalam melanjutkan cita-cita bangsa.

“Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya saat peringatan HUT RI, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jemaja. Merdeka adalah tentang bersatu, berkarya, dan menjaga warisan perjuangan,” tutup Azuar.

Comment