Anambas, Suarakepri.com – Setelah bertahun-tahun berjuang memenuhi kebutuhan dasar, masyarakat Dusun Terdun, Desa Rewak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, kini akhirnya menikmati akses air bersih yang layak. Hal ini terwujud berkat program Corporate Social Responsibility (CSR) Harbour Energy yang dijalankan melalui kolaborasi dengan Yayasan AJB.
Aspirasi warga yang disampaikan Ketua RT Dusun Terdun, Rodi, mengenai kesulitan air bersih mendapat respons cepat dari Pengawas Yayasan AJB. Yayasan kemudian menjembatani komunikasi dengan Community Development Officer (CDO) Harbour Energy. Usulan penyediaan sarana air bersih pun diajukan secara resmi.
“Kami sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan pokok. Mengandalkan anggaran desa saat ini cukup berat, jadi kami berharap ada bantuan yang bisa menjembatani,” ujar Rodi, menggambarkan kondisi awal, pada hari Senin (22/12/2025.
Harbour Energy merespons positif dengan langsung melakukan survei lapangan. Usulan ini kemudian masuk dalam program prioritas CSR perusahaan untuk tahun 2025 dan telah direalisasikan pada September 2025.
“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan telah selesai sesuai jadwal. Sejak September lalu, air bersih sudah dapat dinikmati masyarakat,” jelas Ketua Yayasan AJB, Firman.
Program swakelola ini telah menyambungkan 24 rumah warga dan 1 surau ke sistem air bersih, memberikan manfaat langsung bagi 25 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 75 jiwa.
Plt. Camat Jemaja, Edison, menyampaikan apresiasi tinggi. “Penyediaan air bersih adalah kebutuhan mendasar. Kami sangat menghargai kepedulian Harbour Energy yang responsif terhadap aspirasi warga. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pelayanan dasar,” katanya.
Keterbatasan anggaran desa juga diakui oleh Ketua BPD Desa Rewak, Effendi. “Kami belum mampu mewujudkannya sendiri. Untuk itu, terima kasih sebesar-besarnya kepada Harbour Energy dan Yayasan AJB yang telah membantu mewujudkan harapan warga,” ucap Effendi.
Kebahagiaan terpancar dari warga, seperti yang diungkapkan Teh Sum (73). “Rasanya seperti mimpi. Dulu kami harus angkut air dari sumur, sekarang tinggal buka keran. Air deras, sampai ada yang terciprat-ciprat,” tuturnya dengan senyum. Ia pun berharap Harbour Energy terus sukses dan membantu masyarakat lainnya.
Penulis : Yudi
Editor : Agus Lantang







Comment