ANAMBAS, SuaraKepri.com – Kabar gembira akhirnya datang dari operasi pencarian KM Pelangi 15, kapal ikan yang hilang kontak sejak Minggu (7/12/2025) malam. Setelah sempat diwarnai laporan yang berbeda-beda, keempat kru kapal dipastikan telah ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (11/12) dini hari.
Mereka ditemukan di perairan sekitar Pulau Mendarik dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Tarempa dengan menggunakan kapal ikan milik masyarakat setempat yang turut membantu pencarian.
Kronologi Simpang Siur Informasi
Operasi SAR di wilayah dengan akses komunikasi terbatas sempat menyebabkan perbedaan data jumlah kru yang berhasil ditemukan. Berikut kronologi klarifikasinya:
· Rabu (10/12), 18.17 WIB: KPP Natuna pertama kali mendapat kabar dari nelayan bahwa 4 kru telah ditemukan selamat.
· Rabu Malam (21.00 – 24.00 WIB): Beredar laporan dari Camat Tambelan yang menerima informasi bahwa hanya 3 orang yang ditemukan, dengan kapten kapal masih dalam pencarian. Laporan ini menimbulkan kebingungan.
· Kamis (11/12) Dini Hari: Camat Tambelan akhirnya mengonfirmasi bahwa keempat kru, termasuk kapten, telah berhasil ditemukan selamat. Informasi ini sekaligus mengklarifikasi data yang sempat bertentangan.
Faktor Penyebab Perbedaan Laporan
Budi, Petugas Operasi Basarnas Natuna, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan ketidakseragaman informasi awal:
1. Akses Komunikasi Terbatas: Wilayah operasi pencarian di sekitar Tambelan dan Mendarik memiliki sinyal komunikasi yang minim.
2. Sumber Informasi Beragam: Laporan datang dari beberapa kelompok nelayan yang menemukan para kru di lokasi dan waktu yang berbeda.
3. Proses Verifikasi Berlapis: Data harus melalui proses konfirmasi bertingkat oleh tim SAR di lapangan sebelum dapat diumumkan secara resmi.
Kondisi Kru dan Dugaan Penyebab Musibah
Keempat kru ditemukan dalam kondisi lemah. Diduga, KM Pelangi 15 tenggelam di perairan dekat Pulau Mendarik. Awalnya, tiga kru sempat menolak dievakuasi untuk pemeriksaan medis ke Tambelan karena ingin menunggu sang kapten yang saat itu belum ditemukan.
Kepastian ditemukannya kapten kapal dalam keadaan selamat baru diterima Posal Tambelan sekitar pukul 00.30 WIB dari laporan nelayan.
Keempat kru yang selamat adalah:
1. Syaiful Anwar (54), Kapten, dari Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang.
2. Abidin (43), dari Tanjung Unggat, Kota Tanjung Pinang.
3. Sarip (38), dari Pulau Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur.
4. Juraimi (46), dari Pulau Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur.
Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan lebih lanjut sesampainya di Tarempa. Sementara itu, unsur SAR, TNI, Polri, BPBD, dan otoritas terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal.
KM Pelangi 15 (29 GT) asal Tarempa hilang kontak setelah sinyal VMS terakhir pada Minggu malam menunjukkan pergerakan tidak normal di perairan antara Pulau Selaut Natuna dan Pulau Munjan. Saat kejadian, cuaca dilaporkan dengan hujan ringan, gelombang setinggi 1,5–2,5 meter, dan angin berkecepatan 17–27 knot dari arah utara.
Penulis : Yudi

Comment