Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Dugaan Hubungan Anggota DPRD Bintan dengan PPPK Menguat, Muncul Klaim Nikah Siri

14
×

Dugaan Hubungan Anggota DPRD Bintan dengan PPPK Menguat, Muncul Klaim Nikah Siri

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi

Bintan, suarakepri.com — Dugaan hubungan khusus yang menyeret seorang anggota DPRD Kabupaten Bintan berinisial A dengan perempuan berinisial P, yang disebut sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan, kembali menjadi perhatian publik.

Informasi tersebut sebelumnya telah beredar di media sosial dan diberitakan sejumlah media. Dalam perkembangan terbaru, Suara Kepri memperoleh keterangan dari sejumlah sumber yang menyebut hubungan antara keduanya telah berlangsung cukup lama. Salah satu sumber bahkan mengklaim bahwa anggota DPRD tersebut dan P telah melakukan pernikahan secara siri.

“Informasinya sudah lama. Bahkan yang kami dengar, mereka sudah menikah siri,” ujar sumber masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sumber yang sama juga menyebut P diduga merupakan sahabat dekat istri anggota DPRD tersebut.

Informasi tersebut kemudian diperkuat oleh keterangan sumber lain yang mengaku bekerja di lingkungan tempat P berdinas. Menurutnya, dugaan kedekatan antara P dan anggota DPRD tersebut telah menjadi pembicaraan di lingkungan kerja.

“Kalau di lingkungan kantor, memang sudah ada yang mengetahui informasi itu. Tetapi kami tidak ingin ikut campur karena menyangkut persoalan pribadi,” katanya.

Namun, seluruh keterangan tersebut masih merupakan informasi dari sumber yang belum dapat diverifikasi secara independen. Khusus mengenai dugaan pernikahan siri, hingga berita ini disusun belum terdapat konfirmasi langsung dari pihak anggota DPRD maupun P yang dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bintan Fiven Sumanti menyatakan bahwa pihaknya mengetahui informasi yang beredar mengenai dugaan hubungan tersebut. Fiven menegaskan DPRD tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyebut Badan Kehormatan dapat menindaklanjuti apabila terdapat laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk memastikan informasi tidak berkembang menjadi tuduhan sepihak, Suara Kepri telah menghubungi anggota DPRD yang dikaitkan dengan informasi tersebut melalui WhatsApp pada Minggu, 27 September 2026.

Redaksi meminta klarifikasi mengenai hubungan dengan P, informasi mengenai dugaan pernikahan siri, hubungan P dengan istri yang bersangkutan, serta apakah yang bersangkutan pernah dimintai klarifikasi oleh DPRD atau Badan Kehormatan.

Redaksi juga telah memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk menyampaikan jawaban secara tertulis maupun melalui pesan suara.

Hingga batas waktu konfirmasi yang diberikan, belum diperoleh tanggapan dari pihak yang bersangkutan.

Suara Kepri tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi anggota DPRD tersebut maupun P. Apabila terdapat tanggapan atau bukti yang dapat diverifikasi, redaksi akan mempertimbangkannya untuk dimuat sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan.

Sementara itu, dugaan hubungan khusus dan klaim mengenai pernikahan siri tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta yang telah terverifikasi dan masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.

Comment