Dambakan Listrik 24 Jam, Desa Berjung Segera Terang

  • Share

Lingga, SuaraKepri.com – Sekian tahun mendambakan penerangan yang layak, Bupati Lingga M Nizar memastikan di Tahun Anggaran 2022 ini Desa Berjung, Kecamatan Katang Bidare Serumpun, akan di aliri listrik, Kamis (14/04/22).

Pernyataan tersebut, disampaikannya langsung kepada Pemerintahan Desa dan masyarakat, saat melakukan kunjungan ke desa persiapan tersebut beberapa waktu lalu.

banner 336x280

Dia menegaskan, sebelumnya di akhir tahun 2021, PLN telah menyelesaikan 100 persen listrik masuk desa atau program Desa Terang. Dan di tahun 2022 ini, PLN kembali mengadakan program untuk dusun terang, dengan kapasitas penerapan 14 jam.

“Tahun 2022 ini sudah ada program Dusun Terang, 14 jam. Dan saya sudah sampaikan kepada pak Kades dan perangkat Desa persiapan ini untuk segera usulkan proposal ke PLN Dabo,” kata Nizar.

Untuk program dusun terang ini, Kabupaten Lingga mendapatkan rekomendasi 3 dusun. Kendati demikian, dia yakin kapasitas tersebut masih bisa bertambah, dengan kembali mengajukan usulan 5-8 dusun ditahun 2022. Karena mendasar dusun yang menunggu penerangan PLN 14 jam ini, masih banyak.

“Masukkan ke Bagian Ekonomi, ditujukan ke PLN Dabo, nanti saya yang akan merekomendasikan untuk dusun Berjung,” paparnya.

Selain listrik, penegasan juga disampaikan Nizar terkait persiapan, menjadikan Dusun Berjung sebuah desa definitif. Menurutnya, tahap demi tahap telah dilakukan pemerintah daerah, dari 11 desa persiapan yang diusulkan diawal, ada 6 yang ditetapkan untuk menjadi desa utuh lewat paripurna. Hanya selangkah lagi, yakni pemerintah daerah mengusulkan provinsi dan diteruskan ke Kemendagri.

“Do’akan saja, dari 6 itu semua jadi desa definitif, salah satunya Desa Berjong ini. Selain jadi desa definitif, bisa juga terang. Namun itu nanti pak kades dan perangkatnya, itu dikawal,” paparnya.

Selanjutnya, agenda yang disampaikan terkait usulan perbaikan pelabuhan yang dalam waktu dekat akan ditinjau oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga.

Dia menegaskan, dimasa pemerintahan Nizar-Neko, pemekaran 6 desa yang telah Perdakan, permasalahan Listrik dan pelabuhan harus tuntas, diikutsertakan dengan bimbingan keagamaan, pendidikan sekolah dan lainnya.

“Terimakasih kepada Kades, perangkat dan masyarakat disini. Mudah-mudahan kami bisa hadir kembali, untuk realisasi 3 agenda tadi,” terangnya.

Selain Listrik, Bupati juga berkomitmen untuk terus menambah jumlah tower telekomunikasi, hal ini agar seluruh masyarakat Lingga merdeka sinyal.

Kamis (14 April 2022), Pemda Lingga menerima kunjungan kerja Manager Network Service Telkomsel Batam I Putu Eka Udayana R di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga.

Manager Putu Eka Udayana bersama masyarakat

Kunker Manager Putu Eka Udayana disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Lingga Izjumadillah dan Kabid Egov TIK Ady Setiawan.

Kunker Manager Network Service Telkomsel Batam ini bertujuan untuk membahas terkait ekspansi jaringan / network di wilayah Kabupaten lingga. Selain itu Telkomsel juga akan mengupdate progres usulan tower yang akan dibangun di tahun 2022, yaitu di Desa Teluk di Kecamatan Lingga Timur, Dusun Tukul di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Bakung Serumpun, serta Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir.

dalam pertemuan tersebut Diskominfo Lingga juga mendapatkan kepastian alokasi repeater sebanyak 5 unit untuk tahun 2022.

Plt Kadis Kominfo Lingga, Izjumadillah berharap, Dengan pertemuan ini intensitas komunikasi antara Diskominfo Lingga dengan Provider terutama Telkomsel dapat berjalan dengan lancar, serta sinegritas dalam menuntaskan permasalahan teknologi informasi dan komunikasi di wilayah Kabupaten Lingga semakin erat.

Sementara itu, Kabid E-government TIK Dinas Komunikasi dan Informatika Lingga, Ady Setiawan sebelumnya telah melaksanakan Rapat Secara Virtual bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) terkait Pembahasan Isu Site Resang, pada Rabu (13/4/2022).

Bahkan sebelumnya, Diskominfo Lingga juga menerima surat permohonan Penonaktifan Tower Mini Telkomsel Bakti dari Pemerintah Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan.

Terkait permasalahan ini, dalam waktu dekat, Diskominfo Lingga akan melakukan observasi di lapangan dan melaksanakan pertemuan dengan masyarakat Desa Resang.

Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat permohonan penonaktifan tower mini milik Telkomsel yang berada di Desa Resang.

“Jika memang benar sudah tercover dengan tower provider Telkomsel yg dibangun pada awal tahun 2022, akan disampaikan rekomendasi kepada BAKTI untuk dilaksanakan relokasi. Rencana awal relokasi ke Pulau Lalang, Kecamatan Singkep Selatan,” ucap Ady Setiawan.

Lanjut Ady, Provider Telkomsel akan membangun tiga tower telekomunikasi di wilayah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), di tahun 2022 ini.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lingga dan tim telah melakukan survei langsung ke lokasi rencana pembangunan tersebut. Salah satunya adalah Desa Batu Belubang, Kecamatan Bakung Serumpun, pada Januari lalu.

“Survei rencana lokasi pembangunan menara telekomunikasi Non 3T ini digagas dari Direktorat SDPPI Kementerian Kominfo RI,” kata Ady Setiawan kepada awak media.

ketika melakukan survei lokasi rencana pembangunan tower perusahaan Telekomunikasi Telkomsel

Ady memaparkan, selain Desa Batu Belubang lokasi lainnya adalah Desa Teluk, Kecamatan Lingga Timur. Rencana pembangunan tower ini merupakan salah satu usulan yang diajukan Bupati Lingga, Muhammad Nizar kepada pihak Telkomsel.

“Insya Allah dipertengahan tahun 2022 ini pembangunan akan di mulai,” sebut Ady.

Masih Ady, selain Batu Belubang dan Desa Teluk wilayah lainnya yang direncanakan akan di vangun Tower mulik Telkomsel yakni, Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan.

“Berbeda dengan Batu Belubang dan Teluk, di Desa Resang sudah mulai proses pengerjaan pondasi,” jelas Ady.

“Bahan material juga sudah masuk untuk pembangunan tower 72 meter yang Insya Allah akan mengcover kebutuhan sinyal di Pulau Lalang, Desa Berhala,” ucapnya lagi.

Lanjut Ady, sebagaimana diketahui, pada waktu kunjungan Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Lingga beberapa waktu lalu ke Telkomsel Batam, Bupati Nizar menyampaikan secara langsung kebutuhan sinyal di Desa Batu Belubang dan Lingga bagian Timur.

“Alhamdulillah sudah direspon oleh pihak Telkomsel dengan menurunkan tim survei. Harapan kita dengan dilaksanakan survei ke rencana lokasi pembangunan menara telekomunikasi ini dapat segera terealisasi dalam tahun ini,” pungkas Ady.

Penulis : Febrian S.r

  • Share