Promo FBS
FBS Reliable Broker
Anambas

BMKG dan BPBD Anambas Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Laut Capai 4 Meter

383
×

BMKG dan BPBD Anambas Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Laut Capai 4 Meter

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi gelombang yang jadi peringatan dari BMKG./Ilustrasi

Anambas, SuaraKepri.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas mengeluarkan peringatan dini cuaca dan gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Anambas.

BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, disertai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat berdampak pada aktivitas pelayaran dan masyarakat pesisir.

Peringatan ini disampaikan oleh BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Natuna dan diperkuat dengan pantauan lapangan serta laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Berdasarkan pantauan awak media di situs resmi BMKG Anambas, informasi tersebut diterbitkan pada Selasa, 6 Januari 2026 pukul 15.31 WIB, dan berlaku mulai Rabu, 7 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 10 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.

Gelombang tinggi berpeluang terjadi di Perairan Utara dan Selatan Kepulauan Anambas, Perairan Natuna–Anambas, Perairan Barat dan Timur Kepulauan Natuna, serta Perairan Subi–Serasan dan Tambelan.
Sementara gelombang 1,25–2,5 meter diperkirakan terjadi di Perairan Karimun, Bintan, Batam, dan Lingga.

BMKG menjelaskan kondisi ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas angin Monsun Asia yang menyebabkan peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di wilayah perairan Kepulauan Riau. Kecepatan angin di perairan utara Kepulauan Riau berkisar 6–25 knot, sedangkan di bagian selatan berkisar 4–15 knot.

BPBD Anambas melalui Pusdalops-PB melaporkan bahwa kondisi aliran sungai dan bendungan di sejumlah wilayah masih dalam status normal, seperti Sungai Jutai (Jemaja), Bendungan Dapit (Jemaja Timur), dan Sungai Sugi (Siantan), meski warna air terpantau keruh.

Namun demikian, BPBD mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan. BMKG menegaskan kondisi gelombang tinggi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal ferry apabila kecepatan angin dan tinggi gelombang melampaui ambang aman.

Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas menyatakan akan terus melakukan pemantauan informasi cuaca dan peringatan dini, serta mengumpulkan laporan kebencanaan dari lapangan. Masyarakat diimbau segera melapor jika terjadi kondisi darurat melalui layanan BPBD di nomor 0852-6413-4567.

Penulis : Wan Wahyudi Arif Syah

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat