Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Jaga Desa Diperkuat, Program Nasional Dikawal dari Kepri

237
×

Jaga Desa Diperkuat, Program Nasional Dikawal dari Kepri

Sebarkan artikel ini
Jajaran pemerintah, Kejaksaan, ABPEDNAS, dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri berfoto bersama usai kegiatan Optimalisasi Jaga Desa di Bintan, Rabu (26/8/2026). /F: ist

Bintan, suarakepri.com — Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) diperkuat untuk mengawal pelaksanaan sejumlah program prioritas nasional di tingkat desa, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Indonesia Pintar. Penguatan tersebut ditandai dengan kegiatan Optimalisasi Jaga Desa sekaligus pengukuhan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Provinsi Kepulauan Riau di Ballroom Hotel Bintan Agro Resort, Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (26/8/2026).

Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, mengatakan keberadaan Jaga Desa tidak semata-mata diarahkan untuk melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa. Program tersebut juga menitikberatkan pada upaya pencegahan dan pendampingan agar berbagai program pemerintah dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Jaga Desa bukan hanya untuk mengawasi, tetapi memastikan program pemerintah berjalan baik, tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Reda.

Menurutnya, pengawalan di tingkat desa menjadi penting karena banyak program pemerintah bermuara langsung kepada masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya perlu didukung tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Penguatan Jaga Desa di Kepri juga diarahkan untuk mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan Indonesia Pintar. Pengawasan tersebut diharapkan dapat memastikan program prioritas nasional tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menilai desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembangunan sekaligus pelayanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik dalam setiap program pemerintah yang dilaksanakan di desa.

“Setiap program yang masuk ke desa harus dikelola dengan baik, transparan dan tepat sasaran. Kita menyambut baik sinergi bersama Kejaksaan melalui Jaga Desa, termasuk dalam mengawal program MBG dan Indonesia Pintar,” kata Ansar.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan pengukuhan kepengurusan DPD-DPC ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri. Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dipercaya sebagai Ketua DPD-DPC ABPEDNAS se-Kepri, sedangkan Dwiana Nenny Pratamura dipercaya memimpin Srikandi Jaga Desa se-Kepri.

Kehadiran ABPEDNAS diharapkan dapat memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi masyarakat. Sementara Srikandi Jaga Desa diarahkan untuk memperluas keterlibatan perempuan dalam pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan penguatan Jaga Desa harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pembangunan di tingkat desa berjalan sesuai aturan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kita ingin pemerintah desa semakin memahami tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel. Dengan kolaborasi pemerintah, Kejaksaan, BPD, ABPEDNAS dan masyarakat, pembangunan desa dapat berjalan semakin baik dan tepat sasaran,” ujar Roby.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika, jajaran pemerintah daerah dan Kejaksaan, pengurus ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa serta perwakilan pemerintahan desa dari berbagai wilayah di Kepulauan Riau.

Comment