Anambas, suarakepri.com – Kecelakaan lalu lintas di Jembatan Selayang Pandang (SP) II Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, berujung duka. Junaidi (39), warga Teluk Buluh, Desa Tarempa Timur, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Tarempa, Rabu (26/8/2026).
Junaidi dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.15 WIB, atau kurang lebih satu setengah jam setelah kecelakaan terjadi.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, korban disebut masih dalam kondisi sadar. Bahkan, setelah terjatuh dari sepeda motornya, Junaidi sempat berusaha bangkit dari posisi terjatuh.
Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tarempa Timur, Zamiri, mengatakan warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan setelah melihat korban mengalami kecelakaan.
“Pas terjatuh, kondisi masih sadar. Malah mau bangun,” ujar Zamiri.
Namun, kondisi korban kemudian memburuk. Junaidi mengalami luka serius, terutama pada bagian wajah serta diduga mengalami luka dalam yang membuat kondisinya kritis.
“Wajahnya yang kena. Terus ada luka dalam, itu yang buat beliau makin kritis dan tidak tertolong lagi,” kata Zamiri.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB di Jembatan SP II Tarempa, tepatnya di kawasan Batu Tompak Tiga.
Saat kejadian, Junaidi diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat Street berwarna krem dengan nomor polisi BP 4543 CG. Ia melaju dari arah Tarempa Beach menuju Tarempa Timur untuk pulang ke rumahnya di kawasan Teluk Buluh.
Saat melintasi jembatan, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga sepeda motor yang dikendarainya terjatuh.
Tubuh Junaidi kemudian terpental dan membentur trotoar serta pagar pembatas jembatan. Benturan tersebut menyebabkan korban mengalami sejumlah luka serius.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski sempat mendapat perawatan intensif, kondisi Junaidi terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu sore.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintas di Jembatan SP II Tarempa, terlebih lokasi tersebut menjadi salah satu jalur yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. (Krisna)




Comment