Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Khafi Terus Mendesak PWI Kepri Selesaikan Polemik dengan Ayu Aulia: Integritas Organisasi Tak Boleh Dikompromikan

16
×

Khafi Terus Mendesak PWI Kepri Selesaikan Polemik dengan Ayu Aulia: Integritas Organisasi Tak Boleh Dikompromikan

Sebarkan artikel ini
Khafi Anshari, Ketua PWI Kota Batam./Ist

Batam, SuaraKepri.com — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Batam, M.A Khafi Anshari terus mendesak PWI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) agar segera menyelesaikan polemik yang melibatkan Ayu Aulia. Desakan ini disampaikannya bukan tanpa alasan, melainkan demi menjaga marwah dan integritas organisasi yang ia cintai.

Dalam pernyataannya, Khafi menegaskan bahwa keputusannya untuk menyoroti persoalan ini bukan bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab organisasi. Justru sebaliknya, ia menilai ada persoalan etik dan integritas yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum organisasi melangkah lebih jauh.

“Keputusan ini bukan karena saya mengabaikan tanggung jawab terhadap kegiatan organisasi, melainkan karena ada persoalan etik dan integritas yang menurut saya perlu diselesaikan terlebih dahulu,” ujar Khafi dengan tegas.

Wartawan Harus Menjunjung Tabayun dan Keberimbangan

Sebagai seorang wartawan, Khafi menekankan pentingnya prinsip tabayun, keberimbangan, dan tanggung jawab moral dalam setiap langkah organisasi. Menurutnya, akan sangat janggal apabila di satu sisi organisasi sedang menghadapi persoalan yang menyangkut marwah dan integritas, namun di sisi lain kegiatan tetap berjalan seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

“Saya merasa kurang tepat apabila di satu sisi kita sedang menghadapi persoalan yang menyangkut marwah dan integritas organisasi, tetapi di sisi lain kita tetap menjalankan kegiatan seolah-olah tidak ada persoalan,” jelasnya.

Ia ingin memastikan bahwa setiap karya jurnalistik yang dihasilkan lahir dari suasana organisasi yang menjunjung tinggi keterbukaan, kejujuran, dan tanggung jawab. Bagi Khafi, integritas adalah fondasi utama yang tidak bisa ditawar dalam dunia jurnalistik.

Harapan Akan Klarifikasi Terbuka

Khafi berharap polemik ini segera diselesaikan melalui klarifikasi yang terbuka dan berimbang. Dengan demikian, seluruh anggota dapat kembali bekerja dengan tenang dan kepercayaan masyarakat terhadap organisasi tetap terjaga.

“Saya berharap polemik ini segera diselesaikan melalui klarifikasi yang terbuka dan berimbang, sehingga kita dapat kembali bekerja dengan tenang dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap organisasi,” pungkasnya.

Refleksi: Integritas Adalah Mahkota Wartawan

Kisah ini mengingatkan kita bahwa integritas bukan sekadar kata, melainkan komitmen yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Seorang wartawan yang baik tidak hanya dituntut untuk menulis fakta, tetapi juga menjaga etika dan moral di balik setiap karya yang dihasilkan.

Ketika sebuah organisasi dihadapkan pada persoalan internal, sikap terbuka dan berani menyelesaikan masalah adalah cermin kedewasaan. Menunda penyelesaian hanya akan menggerus kepercayaan publik yang selama ini telah dibangun dengan susah payah.

Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat: kejujuran dan keterbukaan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan sejati sebuah organisasi pers. Sebab pada akhirnya, kepercayaan masyarakat adalah harta paling berharga yang tidak ternilai bagi insan pers.

Comment