Promo FBS
FBS Reliable Broker
Bintan

Rekam Jejak dan Perkembangan Yayasan Difabel Binaan PT. BIIE Selama Tahun 2023

2257
×

Rekam Jejak dan Perkembangan Yayasan Difabel Binaan PT. BIIE Selama Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi Yayasan CLD pada saat mengikuti kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Kepri, di Kawasan Industri BIIE, Loban, Kabupaten Bintan, Sabtu (28/10)./TC

Bintan, suarakepri.com – Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap isu-isu sosial dan inklusi disekitar wilayah Kawan Industri di PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) telah menjalankan program corporate social responsibility (CSR) berupa pendampingan wirausaha tergabung dalam Yayasan Cahaya Lentera Difa, Sabtu (28/10).

Safrizan selaku pendamping Yayasan Cahaya Lentera Difa (CLD) menerangkan, bahwasanya Yayasan CLD merupakan sebuah yayasan yang dibentuk dan didampingi langsung oleh PT. BIIE dengan mayoritas anggotanya merupakan penyandang disabilitas, dan telah menghasilkan banyak karya.

Salah satu karyanya yang saat ini ditonjolkan yaitu kerajinan batiknya, dimana hasil dari karya tersebut telah seringkali diikutsertakan dalam kegiatan, salah satu contohnya pada saat peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2023 yang bertemakan “Batik, Bangkit” dan kegiatan lainnya ditingkat daerah hingga Nasional.

Beberapa kegiatan lainnya yang diikuti adalah Workshop KaTa Kreatif Bintan yang diikuti oleh 200 pelaku ekonomi kreatif yang diselenggarakan di Plaza Lagoi, dimana anak–anak difabel berkesempatan untuk menampilkan bakat mereka di depan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Sekda Provinsi Kepri Adi Prihantara, Bupati Bintan Roby Kurniawan, dan beserta FKPD yang hadir.

“Kegiatan-kegjatan yang telah dilaksanakan tersebut adalah upaya untuk mengenalkan pengrajin batik difabel Bintan dari Yayasan CLD yang berbakat serta juga dapat mengangkat motif batik dengan kearifan lokal,” ujarnya.

Masih sambungnya. Tim Yayasan juga mendapatkan undangan untuk mengisi stand bazar pada Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Kepulauan Riau di tahun 2023 ini. Pada kesempatannya, terlihat banyak pengunjung yang mencoba membatik dan mewarnai bersama teman-teman difabel, serta membeli produk-produk batik yang di display.

Selain itu, Yayasan CLD juga terlibat dalam upaya mendukung pelestarian batik nusantara dalam kegiatan memperingati Hari Batik Nasional 2023, dan peresmian Museum Batik Indonesia yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menbudristek), Nadiem Anwar Makarim.

Yayasan CLD yang diwakili oleh Rudianto juga diberikan kesempatan untuk menampilkan produk unggulannya dalam mengikuti rangkaian kegiatan edukatif, hingga membatik bersama 125 perwakilan pengrajin batik dari seluruh Provinsi di Indonesia, sehingga memperoleh rekor MURI untuk “Membatik Secara Serentak dengan Motif Terbanyak”.

Pelaksanaan kegiatan tersebut didukung oleh PT BIIE, Dekranasda Provinsi Kepri dan Kabupaten. Selain Yayasan dari CLD, Provinsi Kepri juga menyertakan 2 pengrajin batik perwakilan dari Tanjungpinang dan Karimun. Hal ini dapat digunakan sebagai ajang promosi dan memperluas jaringan sebagai target pasar kedepannya.

Hasil dari terlaksananya kegiatan tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi, Hj. Dewi Kumalasari memberikan apresiasi atas partisipasinya dan akan membuat program-program untuk pengembangan usaha kedepannya. Salah satunya akan dilakukan pada bulan November dalam acara Dekra Fest 2023.

Safrizan juga menerangkan, adapun ciri khas yang menjadi pilihan motif dari anggota Yayasan CLD yaitu motif berciri khas biota laut sebagai produk unggulan yang diantaranya adalah Dugong, Sembilang, Ranga, Gonggong, Bunga Laut, Tukik dan Kuda Laut, dimana hal ini mengingat Provinsi Kepulauan Riau memiliki luas lautan sebesar 96%.

“Dengan berbagai macam program pengembangan yang dibuat dan diikuti, tentunya kami berharap Yayasan CLD mampu menjadi pionir pengrajin batik yang unggul di Bintan dan mampu bersaing, baik dilevel daerah, nasional hingga internasional. Selain itu kami berharap juga akan dapat terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholer dalam pengembangan Yayasan CLD, serta dapat memberikan inovasi baru dan semakin menarik,” harapnya. (Tc).

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat