Promo FBS
FBS Reliable Broker
Lingga

Dinsos PPPA Lingga Sosialisasikan Pola Asuh Anak

374
×

Dinsos PPPA Lingga Sosialisasikan Pola Asuh Anak

Sebarkan artikel ini

Lingga, SuaraKepr.com – Dinsos PPPA Kabupaten Lingga bersama Tim Penggerak PKK menggelar sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Kecamatan Lingga, Selasa (24/5/2022) pagi.

Sosialisasi berlangsung di Gedung Aula Kantor Bupati Lingga dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya dari KPPAD Lingga.

Kepala Dinsos PPPA Lingga, Muhammad Arif, mengatakan sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman kepada orang tua tentang arti pentingnya pola asuh anak yang benar.

Anak menurutnya adalah karunia dari Tuhan yang harus dijaga. Anak akan menjadi generasi penerus bagi orang tua maupun bangsa Indonesia.

Oleh karena itu setiap perkembangan anak akan menjadi tahapan yang sangat penting untuk mewujudkan generasi yang berkualitas, berakhlak dan bertakwa. “Kehadiran anak-anak merupakan tanggung jawab. Maka itu, orang tua perlu memberikan contoh yang baik kepada anak-anak agar bisa ditiru,” kata Arif kepada para peserta sosialisasi saat membuka kegiatan tersebut.

Arif berharap para orang tua bisa mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan bersungguh-sungguh. Ia juga meminta agar masing-masing orang tua mengimplementasikan apa yang telah didapatkan dalam kegiatan ini.

“Jadikan bekal dan pedoman dalam menindaklanjuti penyuluhan terhadap orangtua terkait pola asuh anak dan remaja di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, yang ikut andil dalam sosialisasi turut memberikan pandangannya bagaimana mengatur pola asuh anak yang baik.

Menurutnya, pola asuh yang normal adalah menciptakan kontrol. Di era digital sekarang, penggunaan medsos (media social) saat ini menjadi suatu yang mau tidak mau harus di ikuti. Untuk itu perlu adanya pengawasan yang ketat.

“Anak-anak perlu dikasih kegiatan yang banyak, jangan beri waktu luang tanpa kegiatan, karena provokator utama adalaH Handphone (HP). Bahkan yang lebih canggih sekarang main game di telepon seluler. Saya mohon, kalau biasanya 24 jam sehari, dikurangi jadi 2 jam sehari saja, agar kita tahu perkembangan anak,” kata Maratusholiha.

Ia menilai, kecanggihan teknologi saat ini, selain membawa dampak yang positif, tidak sedikit juga dampak negatifnya bagi perkembangan remaja. Dengan banyaknya waktu luang para remaja akan dengan cepat mengadopsi apa yang didapat dari tekhnologi, baik yang positif maupun negatif.

Selain anak dan remaja, Maratusholiha juga mengimbau kepada para orangtua agar lebih bijak dalam penggunaaan tekhnologi, khususnya telepon seluler. Pasalnya, era sekarang ini, orangtua hampir tidak bisa lepas dari telepon seluler. Bahkan, cenderung kurang memperhatikan perkembangan anak.

Penulis : Febrian S.r

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat