LINGGA – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin mengaku prihatin ketika meninjau langsung kondisi bangunan SMP N 2 Rejai yang sudah banyak mengalami kerusakan.
Kerusakan itu di antaranya, laboratorium dan perpustakaan. Terlebih lagi plafon perpustakaan, dan plafon koridornya yang ambruk. Kemudian atap dan plafon laboratorium tampak bolong dan ambruk.
“Kaget juga melihat labornya. Kondisi saat ini dalam kondisi sangat berbahaya sekali. Kuda-kuda hampir ambruk beberapa alat kelengkapan di dalam sudah diamankan ke ruang lain. Hal ini membuat siswa tidak bisa melakukan praktik menggunakan laboratorium tersebut,” ujarnya belum lama ini.
Menindaklanjuti hasil reses di lapangan tersebut, pria muda enerjik ini sangat menyayangkan kondisi bangunan itu. Sehingga ia meminta perhatian khusus berupa bangunan fisik pendidikan di SMP N 2 Rejai.
“Kita berharap di tahun 2017, Pemkab Lingga dengan kemampuan anggaran yang ada bisa menyentuh bangunan-bangunan pendidikan dan kesehatan yang sifatnya urgen,” tutur pria yang akrab disapa Udin ini.
Bukan itu saja, ia menyarankan ke depannya agar Pemkab Lingga perlu mendata jumlah data base bangunan fisik di segala sektor kususnya kesehatan, pendidikan agar dapat mendapat pembenahan dan pemeliharaan sedemikian rupa.(*)







Comment