TANJUNGPINANG, suarakepri.com – Karena banyak masyarakat di kota Tanjungpinang Khususnya dibagian pesisir di kota tersebut belum memiliki sertifikat Tanah bangunan rumah karena terkendala bebagai faktor saat mengurus hal itu.
Maka, sebagai abdi masyarakat, melalui program Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, sebelumnya menampung aspirasi dari masyarakat Gudang Minyak, Km 2, Senin malam, (24/09), dan seterusnya akan segera menindaklanjuti hasil keluhan itu ke dinas terkait.
“Ada hampir 50 lebih masyarakat Gudang Minyak mengadukan keluhan mereka terkait sertifikat tanah, dan selanjutnya saya akan koordinasi kan kepada pihak kelurahan dan juga pihak BPN untuk segera melakukan kemudahan untuk masyarakat yang sedang mengurus hal itu,” kata Agus Djurianto selepas rapat paripurna DPRD kota Tanjungpinang, Selasa, (25/09).
Yang terjadi, lanjut Agus, di masyarakat saat ini bahwa banyak ketidak pahaman oleh masyarakat itu sendiri karena, pengurusan mereka sudah sampai di alashak.
“Lantas untuk melanjutkan PRONA itu mereka banyak yang tidak paham, maka saat ini saya sebagai abdi masyarakat, insyaallah saya akan membantu mereka jika ada kendala saat proses mengurus sertifikat itu,” ungkapnya.
Padahal, Presiden RI Jokowi berkali-kali meminta kepada pihak terkait di daerah, untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat.
Namun pihak BPN, Camat, Lurah, RW dan RT, nampaknya tidak mensosialisasikan Prona ini.
Bahkan terkesan ditutup-tutupi, sehingga kalangan tertentu saja yang mendapatkannya.
“Padahal, Prona ini dibuat, untuk masyarakat miskin yang punya tanah. Sehingga lewat program ini, masyarakat bisa mendapatkan sertifikat tanah yang dimilikinya secara gratis,” tutupnya.
(Erial).



Comment