Pihak Kepolisian Belum Bertindak
TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Salah satu lokasi di Jalan Melur, Km. 8 atas, diduga telah dijadikan penampungan solar.
Kepolisian Resort Tanjungpinang, diduga takut untuk menangkap dan menggerebek mafia penimbun dan pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang marak kembali akhir-akhir ini di sejumlah SPBU di Tanjungpinang.
Ketakutan kepolisian dalam menindak mafia BBM ini, terkait telah terjadinya kasus keributan antara pihak TNI dan Kepolisian di Batam beberapa waktu lalu dan kasusnya di tangani oleh Panglima TNI.
Hal tersebut dikatakan oleh salah seorang nara sumber di Tanjungpinang, kemarin. Ia juga mengetahui lokasi gudang yang diduga sebagi penimbun solar hasil pelangsiran dari SPBU yang ada.
“Saya tahu lokasi diduga dijadikan gudang penimbunan solar terebut. Tiap hari selalu keluar masuk mobil pelangsir dengan berbagi macam kendaraan, namun yang banyak adalah mobil kijang,” terangnya menegaskan.
Hal serupa juga diakui oleh salah seorang warga di Jalan Melur. “Mereka masuknya setiap sore hari atau malam hari. Kalau kalian ingin mengintai, sekitar waktu itulah mereka mulai beraktivitas,” ujarnya.
Kondisi yang diduga penimbunan solar itu sendiri ditutupi seng dan dijaga beberapa orang.
“Kami harap, aparat hukum kita dapat segera bertindak,” ungkapnya.
[sk]


Comment