Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Tanki Air di Gudang Dugaan Penimbunan Solar di Jalan Melur Terlihat Bekas Solar

449
×

Tanki Air di Gudang Dugaan Penimbunan Solar di Jalan Melur Terlihat Bekas Solar

Sebarkan artikel ini
Inilah tanki solar dan sebuah jeregen tampak diatas, saat dicek terlihat bekas solar. Keberadaan Tanki ini pun terletak paling ujung, dekat dengan hutan bakau dan sungai.

TANJUNGPINANG,SuaraKepri.com – Beberapa tanki air berwarna putih dan berterali besi di gudang yang dijadikan dugaan penimbunan solar, terlihat adanya bekar solar. Gudang dugaan penimbunan solar di Jalan Melur ini terletak di ujung jalan Melur, lebih tepatnya di tanah merah dan dekat dengan aliran sungai.

Para pelangsir tidak butuh lokasi terpencil untuk menimbun solar yang dicolengnya. Lokasinya dipilihnya justru berdekatan dengan perumahan warga.

Dari pantauan awak media yang turun melakukan investigasi dari informasi yang didapat, lokasi-lokasi penimbunan solar itu umumnya berada di Batu 5 dan Batu 8 Atas kota Tanjungpinang. Semuanya lokasi tersebut selalu berada di pinggir pantai dan terletak di sekitar hutan bakau yang bisa dijangkau dari arah laut.

“Salah satu lokasi penimbunannya ada di Batu 5 Atas, khususnya di belakang Swalayan Mahakam,” ungkap seorang warga Tanjungpinang, Rabu (22/10) siang.

Selain Batu 5 Atas, lokasi di jalan Salam dan jalan Melur pun diduga menjadi tempat penimbunan solar. Akses jalan ini selalu digunakan para pelangsir untuk membawa solar dan menimbunnya di sekitar hutan bakau yang berada di ujung kedua jalan tersebut.

“Kami selalu melihat mobil lalu lalang di jalan ini. Ada yang tanki dan ada yang sedan. Kadang mobil itu lewat pada siang, tapi kadang pada tengah malam,” ungkap seorang warga di jalan Salam.

Lokasi yang diduga tempat penimbunan solar pun terlihat di ujung jalan Melur. Pada lokasi itu tampak pelabuhan tanah yang sengaja dibuat untuk tempat sandar kapal yang bisa masuk melalui alur sungai yang kemudian bermuara di sekitar jembatan Batu 8 Atas di jalan Fisabilillah.

Di atas timbunan tanah tersebut tergeletak beberapa tanki plastik yang diduga digunakan sebagai tempat penampungan solar. Tanki-tanki tersebut berada persis di pinggir pelabuhan tanah.

Sekitar 100 meter sebelum pelabuhan tanah terdapat sebuah gudang yang terbuat dari kayu berpintu seng plat. Gudang itu justru dijaga oleh beberapa pria dan belum diketahui siapa pemilik dari gudang tersebut.

Setelah awak media mengabadikan lokasi gudang tersebut di Jalan Melur, sebuah mobil berbahan bakar solar, Troper tampak ingin masuk ke arah Jalan Melur yang berada di depan SAR Tanjungpinang.

[sk]

Comment