by

DPRD Tanjungpinang Satu Suara, Berdasarkan Aturan Tidak Ada Kewajiban Migrasi Meteran

Penulis : -Tanjungpinang-66 views

Tanjungpinang, SuaraKepri – Para anggota DPRD Tanjungpinang pada satu suara terkait adanya pergantian atau migrasi meteran listrik dari pasca bayar ke prabayar (pulsa).

Dengan adanya surat dari PLN rayon Tanjungpinang yang mewajibkan pelanggan degan meteran pasca bayar diganti menjadi meteran prabayar, ternyata sangat salah.

Ashady Selayar, anggota DPRD Tanjungpinang dari Partai Golkar mengatakan Migrasi meteran listrik reguler ke prabayar tidak diwajibkan sesuai permen ESDM No. 27 tahun 2017 pasal 9 ayat (2).

“Demikian dikatakan oleh manager SDM dan umum PLN Riau Kepulauan, Dwi Surya Abdullah. Sudah kami koordinasikan setelah adanya berita dan surat edaran,” ujar Ashady.

Hal senada juga disampaikan Reni, anggota DPRD Tanjungpinang dari Partai Hanura.

Setelah mereka konfirmasi ke PLN Wilayah Riau Kepri dan sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 27 tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang terkait dengan penyaluran tenaga listrik oleh PT PLN (persero).

“Dalam pasal 9 ayat 2 yang menyatakan dalam penyambungan tenaga listrik, konsumen yang mengajukan penyambungan baru atau perubahan daya dapat memilih sambungan listrik berdasarkan tarif tenaga listrik reguler atau tarif tenaga listrik prabayar,” tegas Reni.

Sehingga di aturan tersebut jelas memperbolehkan untuk tetap menggunakan tarif listrik reguler atau pasca bayar.

“Jadi tidak ada kewajiban harus migrasi,” ungkapnya.

Penulis : Agus

Comment

Berita Lainnya