TANJUNGPINANG , SuaraKepri.com – Terkait harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi yang naik pada hari Selasa (18/11), pada pukul 00.00 Wib, mahasiswa langsung menggelar demo pada Selasa malam (17/11), di bundaran Dompak, tidak jauh dari kampus Stisipol Tanjungpinang.
Belasan mahasiswa dari Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanjungpinang ini secara tegas menolak adanya kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah.
Heliyanto sebagai Koordinator Aksi sekaligus Mahasiswa ini telah berkoordinasi kepada rekan-rekannya terkait rencana ingin menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Kami secara tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi ini. Karena keputrusan yang dibuat oleh pemerintahan Presiden Jokowi ini telalu mendadak. Apalagi kenaikan harga BBM ini dapat menyengsarakan rakyat,” ujarnya ketika ditemui SuaraKepri saat menggelar aksinya.
Ia menegaskan bahwa kenaikan harga BBM ini dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. “Selain bisa mengakibatkan kenaikan harga barang lainnya, tingkat perekonomian masyarakat akan juga terpengaruhi. Pemerintah harus member alas an yang kuat terlebih dahulu sebelum menaikkan harga BBM ini,” paparnya.
Heliyanto juga menambahkan bahwa aksi mereka tidak akan sampai disitu saja. “Kami akan menggadakan dan mengelar konsolidasi akbar yang akan melibatkan mahasiswa dan para pemuda yang ada dalam waktu dekat ini,” ungkapnya. (AK47)
[sk]




Comment