Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Masyarakat Kota Tanjungpinang diharapkan untuk waspada, karena pelaku begal berbekalkan Senjata Tajam (Sajam) dan Bersenjata Api (Senpi) kembali beraksi.
Hal ini yang dialami oleh Rio, yang tidak menyangka bahwa dirinya harus menjadi korban begal seusai pulang dari Supermarket Batu 16.
Aksi pembegalan yang ia alami, terjadi pada hari Rabu (4/01) lalu, dimana ia hendak pulang ke Ganet.
“Saat itu pelaku dua orang, menggunakan motor Yamaha RX King, berpakaian serba hitam dan berbekalkan sajam serta senpi,” ujar Rio yang masih mengalami trauma berat akibat jadi korban begal.
Begal yang dibonceng (duduk di belakang) langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban. Namun mengenai tas korban dan langsung putus.
Tas korban lalu diambil dua begal dan langsung kabur. Korban sempat mengejar begal tersebut. Terjadi aksi saling tendang dari atas motor. Saat itu korban sempat melihat begal tersebut mengeluarkan senjata api.
Korban yang melihat hal tersebut, langsung berhenti dan membiarkan dua begal itu kabur membawa tasnya. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta.
“Iya, betul kejadiannya. Nanti ya saya mau buat laporan polisi di Polsek,” kata Rio saat dikonfirmasi, Jum’at (6/1).
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol, H. Ompusunggu juga menghimbau masyarakat untuk waspada atas telah terjadinya aksi pembegalan ini.
“Kita juga telah menurunkan anggota untuk segera bertindak dan mengejar pelaku,” tegasnya.
Ia pun berharap, petugas berhasil mengejar dan menangkap para pelaku agar Tanjungpinang kembali aman dari Begal dan kondusif.
Penulis : Mori




Comment