TANJUNGPINANG,SuaraKepri.com – Sebuah mobil pick up BP 8423 TY, yang dikendari oleh Syaidi (35 tahun) terbakar, Ia pun langsung menyelamatkan Eni (10) dan Jefry (12) saat mobilnya terbakar dan meledak di simpang Batu 8 Kota Tanjungpinang, Kamis (11/9) sekitar pukul 07.10 WIB. Ketiganya selamat dari maut, namun sebagain mobil mereka hangus terbakar.
“Saya langsung selamatkan anak saya saja saat mobil terbakar. Mobil tidak bisa saya atasi lalu terbakar. Anak saya langsung saya titipkan pada kawan saya,” ungkap Syaidi.
Pria itu mengakui, insiden naas itu terjadi saat dia hendak mengantar Eri dan Jefry ke SD 014 Batu 2. Namun, tiba di simpang lampu merah Batu 8, mobil pick up yang dikemudinya mendadak macet. Tiba-tiba saja, api langsung menyembur dari bagian mesin dan membakar bagian depan depan mobil.
“Ini terjadi karena korsleting. Tiba-tiba saja saya lihat api muncul dari bawah. Saya terkejut. Tapi tak bisa buat apa-apa lagi. Setelah terbakar beberapa menit, mobil akhirnya jalan sendiri,” ungkap Syaidi lagi.
Insiden itu tidak mengakibatkan Syaidi dan kedua anaknya mengalami luka-luka apa pun. Kobakaran api dan ledakan di bagian depan mobil pun tidak menyambar kendaraan lain yang ada di sekitar.
Karena saat itu, hanya ada mobil Syaidi saja yang berhenti di simpang lampu merah tersebut. Kobakaran api yang membakar mobil Syaidi akhirnya berangsur padam setelah disemprotkan dengan air oleh petugas pemadam kebakaran yang langsung berada di lokasi beberapa menit setelah itu.
Insiden ini dibenarkan oleh Kanit Laka Lantas Iptu Saiful Amri, melalui Kasubag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Nurman DJ.
“Mobil Suzuki Pic Cup BP 8423 TY berjalan di Jl. W.R.Supratman dari arah RSU Prop Kepri ke arah Simp Batu 6, ketika sampai di TKP, lampu Trafic Light nyala merah. Mobil pun berhenti,” ujar Nurman, menceritakan kronologis.
Dan sopir baru sadar di bagian blakang mobil sudah terbakar, sopir tarik hand break kemudian ajak anaknya turun dari mobil.
“Dalam waktu cepat api semakin berkobar hingga mobil berjalan sendiri di jalan menurun dalam keadaan terbakar dan mobil berhenti setelah roda mobil terbakar hingga anginnya habis,” ungkapnya.
Api bisa dipadamkan oleh mobil tanki air yangg lewat dan mobil pemadaman kebakaran (BPBD) Kota Tanjungpinang.
“barang bukti mobil tersebut sudah diserahkan ke pemiliknya untuk perawatan agar tidak tambah kerusakannya,” tutupnya.
[sk]


Comment