by

Pelabuhan SBP Jadi Sasaran Reses DPRD Kota Tanjungpinang

Penulis : -Tanjungpinang-29 views

Tanjungpinang – Menjelang mudik lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah ini, Pelabuhan Sri Bintan Pura (SPB) menjadi sasaran reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang,pada hari Rabu (13/6).

Para anggota DPRD Tanjungpinang yang ikut serta reses ini adalah para dewan dari Daerah Pemilihan I (Dapil) yaitu Kecamatan Tanjungpinang Kota dan Barat. Adapun yang terlihat seperti Ahmad Dani Ketua tim reses, Ade Angga, Borman Sirait, Fengky Fesinto, Ginta Asmara dan lainnya.

Ketua Reses, yang juga Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungpinang, Ahmad Dani menegaskan tujuan dilaksanakan reses ini untuk melihat persiapan Pelabuhan SBP menjelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah. 

“Mudah-mudahan apa yang kita harapkan selama ini bisa terwujud. Dan, tadi pihak Pelindo telah menargetkan bulan November 2017 mendatang Pelabuhan kita ini selesai,” ujar Ahmad usai melakukan reses. 

Dalam reses tersebut, pihaknya meminta kepada pihak Pelindo untuk menyediakan fasilitas memadai dalam menunjang arus mudik di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. 

“Untuk persiapan mudik ini, kami berharap kepada pihak Pelindo dapat memberikan kenyamanan kepada para penumpang yang ingin menggunakan fasilatas Pelabuhan ini,” katanya. 

Ditempat yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan pada reses ini pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang tersedia di Pelabuhan SBP untuk kenyamanan para penumpang. 

“Kita memeriksa ruang tunggu sementara yang akan dibuka besok, pelabuhan internasional sementara, tempat antri, dan tempat cek pasport,” ujar Ade disela-sela reses tersebut. 

Selain itu, katanya, pihaknya juga meminta kepada pelindo untuk pastikan kamar mandi tersedia dengan baik, Posko kesehatan dengan baik, ruang ibu menyusui disediakan. 

“Secara umum perencanaan yang disampaikan Pelindo, Insyaallah berjalan dengan baik,” ucapnya. 

Dikesempatan itu juga, Fengky Fasinto menambahkan Pelabuhan SBP Tanjungpinang masih harus ada peningkatan kenyamaan penumpang. Ia merasa khawatir dengan pelabuhan yang masih belum siap untuk menunjang arus mudik yang puncaknya H-7 mendatang. 

“Saya khawatir H-7 penumpang menyampai puncak, ruang yang tidak siap untuk naik dan turun penumpang, sehingga sampai kerumah dengan selamat,” tutupnya.

[sk]

Comment

Berita Lainnya