Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Pelibatan Populasi Kunci, PKBI Kepri Dorong Percepatan Pencegahan HIV dan AIDS

1723
×

Pelibatan Populasi Kunci, PKBI Kepri Dorong Percepatan Pencegahan HIV dan AIDS

Sebarkan artikel ini
Petugas lapangan PKBI Kepri foto bersama usai kegiatan di Cafe Halaman Belakang, Sabtu (18/11). /F: Thafan Casper

Tanjungpinang, suarakepri.com – Dalam rangka mendorong percepatan program pencegahan HIV dan AIDS, PKBI Daerah Kepulauan Riau (Kepri) gelar pertemuan dengan para Peer Leader (PL) dan Peer Educator (PE) untuk 4 wilayah jangkauan Sub-Sub recipient (SSR) di Cafe Halaman Belakang, Sabtu (18/11).

Septi Nurul Parida selaku Koordinator SSR PKBI Kepri menerangkan bahwasanya kegiatan ini dilakukan secara hybrid (offline dan online) dengan tujuan agar dapat menampung aspirasi tim penjangkau yang tidak dapat hadir secara langsung.

Adapun 4 wilayah yang menjadi intervensi untuk mendorong percepatan pencegahan HIV dan AIDS saat ini, yaitu Tanjungpinang, Batam, Karimun dan Bengkulu. Maka dari itu, salah satu topik penting yang dibahas dalam kegiatan ini adalah pelibatan secara aktif populasi kunci dalam implementasi program.

“Masih dalam kerangka mendorong terbangunnya inklusifitas ‘nothing about us without us’ maka partisipasi kelompok beresiko merupakan keharusan,” ujarnya.

Hal ini telah disadari sejak lebih dari satu decade program berjalan, dimana program ini akan menghasilkan capaian secara maksimal jika melibatkan kelompok beresiko, dalam artian yaitu berkolaborasi dan mengembangkan metode dan pendekatan yang sesuai agar goals yang diharapkan dapat tercapai.

Selain itu, sebagai salah satu SSR penerima dana funding dari Global Fund dalam naungan Sub Recipient (SR) PKBI DKI Jakarta dan Principal Recipient Indonesian AIDS Coalitions (IAC) tentunya berharap akan ada lebih banyak lagi pihak yang terlibat dan peduli pada isu HIV dan AIDS.

Saat ini PKBI Kepri telah merencanakan untuk mencapai target ditahun 2024 dengan melibatkan 15 staff lapangan, 60 pendidik yang berpartisipasi, 1321 rujukan Community Based Screening (CBS), 2201 rujukan ke layanan kesehatan, dengan target penjangkauan lebih dari 4000.

“Hal ini dapat dimulai dari kesadaran perilaku non diskriminatif, termasuk keyakinan penuh bahwa orang dengan HIV dan AIDS memiliki kemampuan untuk terlibat dalam pembangunan,” pungkasnya.

Tambahnya singkat. Sejauh ini, PKBI Kepri concern pada penguatan dan pemberdayaan kelompok rentan melalui dukungan mitra ditingkat local maupun nasional.

“Kedepannya, saya berharap akan lebih banyak pihak yang terlibat dan mendukung kelompok rentan untuk berdaya secara optimal tanpa satu pihak pun tertinggal (no one leave behind),” harapnya.

Penulis : Thafan Casper

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat