Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Aliansi Pemuda Kota Tanjungpinang meminta kepada pihak Pembangkit Listrik Negara (PLN) rayon Kota Tanjungpinang, untuk menyelesaikan masalah krisis listrik yang sering padam didaerah Kota Tanjungpinang dengan menggelar orasi dengan pemasangan spanduk bertuliskan ‘Selesaikan Krisis Listrik Resahkan Warga’ di Kantor PLN rayon Kota Tanjungpinang, Jum’at (16/5) pukul. 13.30 Wib.
Koordinator Lapangan APKT, Junaidi mengatakan, sebenarnya pihaknya akan menggelar demo hari ini di Kantor PLN rayon Kota Tanjungpinang. Namun, surat izin untuk menggelar demo belum disetuji pihak kepolisian.
“Demo hari ini ditunda, karena kami terlambat memasukan surat izin ke polisi. Karena semalam libur kami masukan hari ini jam 11 ternyata bentrok jadwal dengan demo yang ada di Kantor Gubernur,” katanya.
Akan tetapi, kata Junaidi, demo akan tetap digelar pada hari Senin (19/5) dengan mendatangkan massa yang cukup banyak. Sebab krisis listrik sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Tanjungpinang.
“Bahkan kami juga meminta Pemko (red, Pemerintah Kota Tanjungpinang) untuk bertanggungjawab atas krisis listrik yang terjadi saat ini. Pasalnya yang harus diganti mesin bukan Dirut PLN-nya untuk mengatasi listrik,” ujarnya.
Sementara, salah seorang pemuda yang turut ikut orasi dan memasang spanduk di Kantor PLN, Syuib juga mengatakan hal yang senada, permasalahan krisis tersebut juga merupakan tanggungjawab Pemko Tanjungpinang, bukan dengan menggantikan Dirut PLN krisis listrik selesai ditangani.
“Seharusnya mesin yang diganti, bukan malah Dirut PLN lama yang diganti ke Dirut baru, Majudin sebagai Plt (red, Pelaksana Tugas),” ucapnya.
[sk]







Comment