Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Rio Anwar, remaja yang mengaku dibegal oleh dua pria bersenjata api (Senpi) dan bersenjata tajam (Sajam), membuat pengakuan yang mengejutkan.
Ternyata pengakuannya yang telah menjadi korban begal 4 hari lalu, merupakan informasi hoax dan rekayasanya sendiri.
Hal ini diungkap oleh Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju melalui Kanit Jatanras Ipda Freddy Simanjuntak kepada awak media, pada hari Minggu(08/01/2023).
Pengakuan Rio ini, dibuat di Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, melalui sebuah video pengakuan berdurasi 1 menit 05 detik.
“Diduga uangnya digunakan sendiri jadi buat cerita karena uang orang tuanya habis,” ujar Fredy.
Berita tersebut juga diklarifikasi oleh korban dengan cara membuat pernyataan bahwa dirinya merekayasa kejadian begal yang sempat viral di medsos.
Rio mengaku bahwa telah mengalami kerugian sebesar Rp7,2 juta juga merupakan kebohongan yang ia rekayasa.
Rio juga membuat video pernyataan dan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Tanjungpinang yang dengan sengaja membuat situasi tidak kondusif atau keresahan di tengah masyarakat.
Penulis : Real

Comment