Said Sirajuddin : Tidak Benar, Kami Tidak Hadir Karena Mempersiapkan Pemilukada Gubernur Kepri
TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Ketidak hadiran anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Bawaslu Provinsi Kepri, disinyalir karena mereka melakukan aksi boikot hadir.
Aksi boikot untuk tidak hadir dalam acara pelantikan 45 anggota DPRD Kepri, pada Selasa (9/9) tadi, dari sumber SuaraKepri.com tidak begitu pasti aksi boikot tersebut.
“Kurang tahu pasti, kalau mau lebih jelas coba tanyakan langsung kepada panitia atau Gubernur Kepri,” ujarnya dan meminta namanya untuk dirahasiakan.
Sekretaris DPRD Kepri, Eko Sumbarjadi mengatakan bahwa pihak KPUD dan Bawaslu Kepri telah mereka undang sebagaimana mestinya dan dirinya tidak tahu pula adanya aksi pemboikotan untuk tidak hadir dalam acara pelantikan.
“Sudah kita undang, saya tidak begitu memperhatikan apakah mereka semua hadir atau cuma perwakilan karena sibuk. Tapi saya lihat bangku yang kami sediakan terisi kok,” ujarnya kepada SuaraKepri.com ketika dihubungi.
Mengenai absensi kehadiran, Eko menjelaskan bahwa pihaknya tidak ada pula menyediakan absensi kehadiran tamu undangan.
“Yang ada absensi yang kita lakukan adalah anggota dewan yang ada. Bila ingin melihat siapa saja pihak KPU dan Bawaslu Kepri yang hadir bisa kita lihat saja di videonya, apalagi ditayangkan ditelivisi daerah,” tegasnya sambil menyakinkan bahwa dirinya memang tidak ada dengar tentang aksi pemboikotan ketidak hadiran dua lembaga penyelengara pemilu tersebut.
Sementara itu Gubernur Kepri, HM Sani enggan dimintai tanggapannya mengenai KPUD Kepri, termasuk beberapa komisioner dan terutama mantan sekretaris KPUD Kepri, yang kini jadi Asisten Gubernur Kepri, Said Agil yang diperiksa kejaksaan dugaan korupsi dana pemilu.
“Jangan pertanyaan itu, pertanyaan lainkan banyak,” ujarnya singkat ketika dijumpai usai pelantikan DPRD Kepri.
Ketua KPUD Kepri, Said Sirajuddin langsung membantah adanya aksi pemboikotan yang dilakukan oleh pihaknya.
“Tidak benar itu, dapat dari siapa. Tidak ada itu aksi pemboikotan,” bantahnya ketika dihubungi melalui ponselnya.
Ia juga membantah ketidak hadiran anggota komisioner KPUD Kepri dalam acara pelantikan itu untuk menghindari media karena saat pihak KPUD Kepri diperiksa kejaksaan.
“Itupun tidak ada kaitannya, saat ini kami sedang sibuk untuk mempersiapkan Pemilukada Gubernur Kepri yang semakin dekat dan tidak lama lagi. Tadikan sekretaris (KPUD Kepri-red) kita hadir, bahkan KPU Pusat turut hadir,” ungkapnya.
[sk]







Comment