Promo FBS
FBS Reliable Broker
KriminalTanjungpinang

TPA At-Taubah Jadi Saksi Bisu Dugaan Pelecehan Seksual 3 Orang Anak Dibawah Umur

1432
×

TPA At-Taubah Jadi Saksi Bisu Dugaan Pelecehan Seksual 3 Orang Anak Dibawah Umur

Sebarkan artikel ini
TPA At-Taubah di Jalan Cendrawasih Jadi Saksi Bisu Dugaan Pelecehan Seksual 3 Orang Anak Dibawah Umur./Angga

TANJUNGPINANG, suarakepri.com – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) At-Taubah, Jalan Cendrawasih, Tanjungpinang jadi saksi bisu dugaan pelecehan yang dilakukan seorang pria lanjut usia (lansia) kepada 3 orang anak dibawah umur, pada Minggu (22/9/2024).

Aksi lansia berusia 61 tahun itu diketahui ketika salah satu korban, sebut saja bunga (10 tahun) menceritakan kejadian itu kepada orang tuanya.

“Iya katanya dicium, dipeluk dan dipegang  di sekitar TPA Masjid At-Taubah,” ucap Elma Suryani, salah satu orang tua korban.

Dari cerita anaknya tersebut, Elma langsung melaporkan kejadian itu ke dinas terkait guna mendapatkan pertolongan dan pendampingan psikologis.

Hal itu dilakukannya karena pasca kejadian itu ketiga korban mengalami perubahan sikap, menjadi pendiam dan lebih banyak murung.

“Awalnya kita melaporkan hal ini ke dinas terkait Provinsi Kepri, namun diarahkan
ke Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang,” ucap Elma.

Tak cukup sampai disitu Elma yang sudah melaporkan kejadian ini ke dinas terkait, meminta pendampingan dinas terkait itu untuk melanjutkan pelaporan itu ke Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

“Diantara ketiga orang tua korban, saya yang ditunjuk untuk menindak lanjuti kejadian ini dengan membuat laporan polisi,” kata Elma.

Dari laporan tersebut seorang pria berinisial PN berusia sekitar 61 tahun diduga pelaku pelecehan, telah diamankan pihak Polresta Tanjungpinang.

“Kalau tak salah saya si PN ini orang sekitar sini juga, tinggal di sekitar perumahan disini,” ucap Elma.

Elma dan kedua orang tua korban lainnya berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kota Tanjungpinang.

“Karena saya dapat informasi pelaku ini pernah melakukan hal seperti ini namun tidak dilanjutkan dan informasinya dia ke Masjid itu memang karena sudah ada incaran,” pungkasnya.

Ketika media ini mendatangi lokasi TPA, belum berhasil menemui salah satu pengurus untuk konfirmasi terkait kasus ini, termasuk pihak Polresta Tanjungpinang.

Penulis : Angga

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat