TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Gubernur Kepri, HM Sani kembali menerima kedatangan para investor yang ingin menanamkan modalnya di Kepri. Adapun investor asing yang menawarkan diri dan hadir di Gedung Daerah, Tanjungpinang adalah investor dari Cina, Jumat (24/10).
Para investor asal Cina mulai tertarik peluang bisnis pada bidang pariwisata di Kepri. Padahal belum genap rombongan yang dipimpin Gubernur Kepri kembali dari Korea, dalam menjalin hal yang sama yaitu menawarkan investasi di Kepri.
Keseriusan investor Cina ini buktikan dengan kehadiran Zhu Hong Hai, Jenderal Konsulat Tiongkok untun wilayah Sumatera dan Kepri yang berkedudukan di Medan dengan Gubernur Kepri HM Sani.
Dalam kunjungan itu, Zhu menyampaikan rencana kerja sama yang hendak dibangun antara Cina dengan Pemprov Kepri san beberapa Pemkab/Pemko se-Kepri.
“Setelah berkunjung dan bertemu Gubernur Kepri, kami juga bertemu dangan Bupati dan Wali Kota untuk membicarakan tentang kerja sama di bidang budaya, perekonomian dan perdadangan di Kepri,” ungkap Zhu dalam sebuah konferens pers dengan Sani, seusai melakukan pertemuan.
Zhu sendiri mengaku sebelumnya sudah terlebih dahulu bertemu Ahmad Dahlan, Wali Kota Batam. Pertemuan keduanya yang berlangsung pada Kamis (23/10) lalu itu disusul dengan silaturahmi bersama para investor Cina di Batam dan Kepri guna menguatkan hubungan kerja sama yang sudah dibangun selama ini.
“Kami menyadari bahwa para investor Cina di Kepri mendapat tanggapan baik. Kami yakin, ke depan ada banyak investor yang datang lagi ke sini,” jelas Zhu melalui Merry penerjemahnya.
Zhu sendiri mengakui bahwa pulau Bintan merupakan target pengusaha maupun investor Cina untuk berbisnis pariwisata. Karena bagi mereka pariwisata Bintan begitu besar daya tariknya.
“Pulau Bintan merupakan tempat tujuan yang paling banyak dihadiri oleh turis dari negara kami. Ada sekitar 90 juta turis Cina berkunjung ke Indonesia, ternyata pulau Bintan ini, selain Bali” ungkap Zhu.
[sk]







Comment