Putra Asli Tanjungpinang Yang Juga Peduli Terhadap PLN
TANJUNGPINANG, SuaraKepri.com – Yoserizal, putra asli Tanjungpinang ini merasa terpanggil untuk turut peduli atas terjadi pemadaman yang di lakukan oleh Perusahaan Listrik Nasional (PLN) wilayah Tanjungpinang. Pemuda yang telah lalang buana di beberapa perusahaan besar baik di dalam hingga luar negeri ini langsung turun untuk mengecek tambahan mesin yang dijanjikan oleh PLN Tanjungpinang, pada hari Minggu (29/3) siang.
Ia memang diminta oleh Gerakan Aksi Peduli PLN (GAP PLN) Tanjungpinang yang dipimpin oleh Andi Cori Fatahuddin. Sebelum bergerak meuju ke lokasi pembangkit listrik milik PLN, Yoserizal turut berkumpul bersama para pengurus GAP PLN dan awak media di Kedai Kopi Pelaut, Jalan Raja Haji Fisabilillah.
Yoserizal yang terakhir ini bekerja sebagai Cheap Engineering Petronas ini langsung mengecek mesin-mesin pembangkit tambahan milik PLN Tanjungpinang di Air Raja, KM 14. Kedatangan Yoserizal dan rombongan ini langsung disambut oleh teknisi CV. Fortuna Abadi, rekanan PLN Tanjungpinang yang menyediakan tambahan pembangkit listrik.
Yoserizal untuk pertama kali menuju ke salah satu mesin Caterpillar yang baru terlihat diturunkan menggunakan alat Kobe. Dari awal turun saja, alangkah terkejutnya Yoserizal melihat kondisi areal pembangkit listrik yang jauh memenuhi standart keselamatan baik untuk mesin pembangkit maupun para pekerjanya.
Hampir seluruh mesin yang ada di areal PLN Air Raja tidak luput dari pengecekan Yoserizal maupun rombongan. Setiap mesin yang ada diminta untuk dihidupan olehnya agar mengetahui kondisi mesin yang ada.
Tetapi banyak juga standarisasi SOP pembangkit listrik yang tidak dijumpai oleh Yusrizal, termasuk buku record maintanance dan jurnal engenere yang harus ada.
Memang dari lokasi, Yoserizal melihat adanya empat tambahan mesin merek Caterpillar diantaranya tiga yang baru dan satu yang second. Dan dari mesin tambahan itu, pihak PLN melalui CV. Fotuna Abadi bisa menambah daya hingga 4 MegaWatt (MW).
“Dari investigasi dan pengecekan yang kita lakukan, saya tidak yakin permasalahan pemadaman listrik di Tanjungpinang cepat teratasi. Mesin lama saja masih bermasalah dan ada yang bocor,” tegas Yoserizal. Sementara pihak PLN Tanjungpinang sendiri berjanji akan mengatasi permasalahan pemadaman listrik dengan menambah daya 9,8 MW terkahir pada 6 Apri 2015 ini.
Untuk hari ini, pihak GAP PLN yang dpimpin oleh Andi Cori F hanya bisa mendatangi satu lokasi pembangkit saja di Air Raja, Km 14. Sementara di Tokojo dan Dompak tidak jadi mereka datangi.
“Ya tidak jadi, karena mesin tambahannya belum tiba, ya percuma saja kita datangi. Seperti di Tokojo Kijang, dari informasi pihak PLN Tanjungpinang baru malam ini tiba dan Selasa baru dipasang. Sementara Dompak belum tahu kita kejelasannya,” ungkap Cori kepada awak media yang turun dalam pengecekan dan investigasi ini.
[sk]







Comment