Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri, Razaki Persada, berharap KPU perlu meningkatkan standar integritas demi kelancaran Pilkada nanti dengan bertindak tegas dan menolak bakal calon (balon) dari partai-partai yang memiliki masalah hukum dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Kepri.
“Ya, kita (Bawaslu) sudah siap untuk mengawal Pilkada nanti. Saya berharap KPU bertindak tegas terhadap partai-partai yang memiliki konflik internal,” Ucap Razaki Persada dalam rapat koordinasi persiapan Pilkada 2015 di kantor Bawaslu, Tanjungpinang, Kamis (09/07/2015).
Pernyataan Razaki tersebut terkait dua partai yakni Golkar dan PPP yang memiliki dualisme dalam kepengurusannya.
Razaki Persada juga menambahkan, semua elemen masyarakat diharapkan ikut bekerjasama dan mengawal demi terciptanya kelancaran gelaran demokrasi di Kepri nanti..
“Tidak hanya kita, setiap elemen juga harus ikut mengawasi. Jika ada temuan segera laporkan kepada kami (Bawaslu) agar bisa segera kami selidiki, kita bisa pastikan identitas pelapor aman.” Lanjutnya.
Lebih jauh ia juga meminta kepada tiap Calon Kepala Daerah untuk menunjukan integritas dan moralitas sebagai calon pemimpin.
“Kita juga berharap balon mempersiapkan dan menyerahkan setiap data dan dokumen jauh-jauh hari sebelum dead-line, pun sebagai calon pemimpin diharapkan menunjukan kepatutan moral dengan tidak melakukan black campaigne di Bulan Suci Ramadhan ini.” Pungkasnya.
[sk]







Comment