NATUNA – Bupati Natuna, Hamid Rizal mennyatakan setuju bila Natuna dimekarkan menjadi provinsi baru. Karena banyak faktor yang bisa mendukung berdirinya provinsi di kawasan yang berada di wilayah utara Indonesia itu.
“Kabupaten Natuna ini terbentuk atas perjuangan yang panjang dan melelahkan bahkan perdebatan yang alot saat itu. Kini Kabupaten Natuna sudah berusia 17 tahun. Apa salahnya bila kabupaten ini dijadikan sebagai wilayah Provinsi. Karena itu untuk keperluan pembangunan. Dan saya rasa syaratnya untuk jadi provinsi sudah banyak,” kata Bupati Hamid pada acara malam resepsi HUT Natuna ke-17 di Pantai Kencana, kemarin.
Hamid mengemukakan, faktor-faktor yang membuat Natuna layak menjadi provinsi di antaranya, adalah rentang kendali. Jarak antara Natuna dengan ibu kota provinsi Kepri sangat jauh sehingga urusan-urusan yang tersangkut dengan provinsi memerlukan waktu, biaya dan tenaga yang cukup banyak. Hal ini yang menjadi salah satu kendala pembangunan.
Faktor kedua, sambungnya, faktor sumberdaya alam (SDA). Natuna memiliki kekayaan yang berlimpah baik yang terdapat di darat maupun di laut. Namun dari sisi pengelolaan, kabupaten tidak memiliki banyak kewenangan karena sisi kewenangan pengelolaannya banyak terdapat di pusat dan provinsi.
“Kita diberikan kewenangan hanya sebatas mengecek timbangan (tera ulang) saja. Urusan-urusan perizinan banyak di provinsi dan pusat,” ungkapnya.
Faktor selanjutnya,sambung Hamid, Natuna merupakan wilayah berbatasan Indonesia yang merupakan perbatasan langsung dengan berbagai negara. Dan Natuna merupakan jalur lalu lintas internasional yang sangat ramai, sehingga Natuna harus dibangun dengan cepat.
” Natuna ini persis berada di pinggir negeri, dimana ramai wilayahnya lagi dengan lalu-lalang orang luar. Saya rasa inilah alasan kuat yang membuat Natuna ini layak dijadikan provinsi. Karena pembangunan tidak seharusnya terkendala jarak dan kesulitan mengurus administrasi,” paparnya.
Namun demikian, Hamid mengaku yakin alasan orang-orang yang tidak setuju dengan pemekaran itu pasti akan tertumpu pada satu faktor saja yakni faktor kurangnya jumlah penduduk Natuna. Terkait hal itu, Hamid menegaskan, menumbuhkan jumlah penduduk sangat gampang bila pembangunan mulai berjalan, apalagi pembangunan itu sudah menuai hasil.
“Oke, kita bisa terima bila ada alasan faktor jumlah penduduk yang masih kurang. Akan tetapi bagimana dengan faktor-faktor lainnya. Alasan kurang penduduk ini alasan klasik. Dulu waktu kita memperjuangkan pemekaran Natuna juga itu saja alasannya. Padahal jumlah penduduk itu bisa tumbuh dengan sendirinya bila pembangunan sudah jalan. Saya rasa perjuangan Provinsi Natuna boleh juga diupayakan,” pungkasnya. (IMAM)
[sk]







Comment