Tanjungpinang, suankepri.com – Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Kepri memberikan apresiasi kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam mendisiplinkan pegawai dan jajarannya.Disiplin ketat mulai diberlakukannya sejak ia melantik para pejabat Madya dan Pratama pada tanggal 3 Januari 2017 kemarin.
Ketua FPPI Provinsi Kepulauan Riau, Anis Anorita Zaini melihat telah banyak berubah kedisiplinan dan kinerja pegawai di lingkungan pemerintah Provinsi Kepri setelah Nurdin Basirun memperketat peraturan terkait kedisiplinan pegawai.
“Kita juga memberi Aprisiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Kepri yang telah memilih 29 Orang yang terbaik, insyaallah mereka sudah mampu dan bisa membantu kinerja dan Visi-Misi Gubernur Kepri,” ujar Anis Anorita Zaini, pada hari Selasa(10/1).
Lanjutnya, Anis menegaskan bahwa yang juga diketahui bahwa dari 29 pejabat yang telah diambil sumpahnya, hanya satu Perempuan Birokrasi di kabinet Kerja Gubernur Kepri,Jilid II ini.
“Misni yang dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Provinsi Kepri, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris KOPPRI Provinsi Kepri, dialah satu-satunya perempuan yang dilantik. Harapan saya dan kawan-kawan kepada Misni, semoga dibawah kepemimpinannya, perempuan harus bisa lebih cerdas, mandiri dan aktif,” tegasnya.
Dan satu hal yang sangat menarik, penilaian Anis Anorita Zaini dari pelantikan kemarin, Nurdin juga melakukan Peresmian E-Disiplin Pegawai Provinsi Kepri.
“Dimana integritas disiplin pegawai masuk dan pulang kantor sangat penting, dimana kita tahu selama ini Kedisiplinan pegawai di pemprov Kepri sangat minim sekali. Saya harap dengan adanya E-Disiplin pegawai dapat meningkatkan pelayanan dan disiplin pegawai. Kami selaku LSM dan PERS siap Membantu Gubernur Kepri dalam Kebijakan E-disiplin Pegawai, ini semua untuk mencapai Kesejahteraan masyarakat Kepri,” ungkapnya. (DK)
[sk]




Comment