Tanjungpinang – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Abdul Razak membantah jika dikatakan Lembaga Adad Melayu (LAM) Kepri yang telah memberikan gelar Dato’ Perdana Satria Wangsa kepada Jenderal Bintang Empat yakni Kapolri, Tito Karnavian.
Selain itu, mereka juga tidak ingin dikaitkan atau dilibatkan dalam pemberian gelar terhadap Tito.
“Perlu saya sampaikan bahwa pemberian gelar itu bukan dari LAM. Itu yang mengeluarkan SK adalah Perhimpunan Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau Lingga,” jawab Abdul Razak melalui selulernya atas pemberian gelar tersebut, pada hari Sabtu (21/1).
Abdul Razak juga menambahkan, persoalan pemberian gelar tersebut, coba tanya ke Malik selaku yang mengeluarkan SK tersebut dan sepenuhnya urusan perhimpunan Zuriat dan tidak ada kaitan dengan Lembaga Adad Melayu (LAM) Kepulauan Riau.
Abdul Razak juga berpendapat bahwa Tito Karnavian sekarang memang memiliki keturunan Melayu.
“Mungkin salah satunya itu, Tito merupakan putra kelahiran Palembang, yang mana kalau kita melihat masih ada hubungan dengan sejarah Riau-Lingga,” jelasnya.
Selaku Ketua LAM Kepri, dirinya juga tidak ingin memberikan penilaian terhadap penganugerahan gelar kepada Tito.
“Kami tidak ingin ataupun ikut dalam pemberian penilaian terhadap pemberian gelar ini,” ungkapnya.(Deka)
[sk]







Comment