Tanjungpinang – Di acara pelaksanaan Wisuda 291 mahasiswa Universitas Negeri Maritim Raja Haji (Umrah) Kepri, pada hari Sabtu pagi (18/3), Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam pidato sambutannya mengeluarkan statment yang dianggap mengecilkan para sarjana yang ada di Kepri.
Nurdin mengatakan dengan diwisudanya para mahasiswa Umrah sebanyak 291 akan menghasilkan para pengangguran terdidik bertambah. Mereka akan mencari lapangan pekerjaan, termasuk untuk menjadi honorer di Pemerintahan Provinsi Kepri.
“Untuk itu jangan terlalu mengharapkan menjadi tenaga honorer di Pemprov Kepri tetapi lebih menjadi wirausaha,” begitulah petikan dari pidato dari Nurdin yang memunculkan spekulasi yang kurang menyenangkan bagi para tamu yang hadir.
Menanggapi hal itu, Rektor umrah, Syamsir Akhlus menegaskan bahwa sesuai pidatonya sebelum Gubernur Kepri yang menyampaikan pidato, ia telah menatar dan memberi pembekalan terhadap mahasiswanya. Pembekalan itu berupa pendidikan untuk menjadi pengusaha atau lebih dikenal dengan istilah enterpeunur muda apabila kelak telah wisuda serta turun ke tengah masyarakat.
“Kita telah memberikan giat kepada mereka agar tidak terlalu berharap menjadi pegawai melainkan menjadi enterpeunur muda. Bahkan dari mahasiswa kita sudah ada juga yang menjadi enterpeunur muda yang handal dan salah satu terbaik di Kepri,” ungkapnya.
[sk]







Comment