Bintan, SuaraKepri – Setelah lima tahun sepi dari pagelaran MTQ Tingkat Kecamtan, Kecamatan Gunung Kijang dengan mantap menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tahun 2018. Panitia Kecamatan bersama masyarakat memadati Gedung Olahraga Kawal yang menjadi arena utama MTQ.
Dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos pada Jum’at malam (23/3), MTQ Kecamatan Gunung Kijang berlangsung meriah. Kemegahan astaka (mimbar utama) terlihat dari paduan pencahayaan dengan ukiran kaligrafi yang menawan. MTQ kali ini juga dilaksanakan dengan asas kebersamaan sehingga masyarakat bersama seluruh tamu undangan duduk berlesehan.
“Untuk kegiatan keagamaan seperti MTQ ini semaksimal mungkin kita perlihatkan kemegahannya, tetapi unsur kebersamaan juga kita implementasikan. Kan enak kalau kita duduk bersama seperti tadi,” ujar Plt. Camat Gunung Kijang Arief Sumarsono, ST yang juga merupakan Ketua Panitia saat ditemui usai acara.
Bupati Bintan, Apri Sujadi secara langsung memberikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Kecamatan Gunung Kijang yang dianggap telah sukses melaksanakan event kebanggan umat ini.
“Tahniah kepada perangkat Kecamatan yang telah berupaya untuk mensukseskan MTQ kali ini,” ujarnya.
“Tujuan utama kita tetap sama, kita ingin mencetak generasi Qur’ani agar masyarakat Bintan baik hari ini maupun dikemudian hari dapat menjadi masyarakat yang selalu dekat dengan Al Qur’an,” tambahnya saat memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Apri kembali menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah tetap fokus pada pembangunan akhlak dan moral generasi muda. Program Rumah Rahfidz di setiap Kecamatan dan Gerakan 15 menit mengaji sebelum proses belajar mengajar di setiap SD/SMP sederajat dimaksudkan agar masyarakat Kabupaten Bintan tetap berada pada nilai ke-Islaman di tengah derasnya proses pembangunan.
“Pembangunan kita lalukan, infrastruktur semaksimal mungkin kita tingkatkan. Namun jangan sampai hak itu membuat kita jauh dari agama. Akan sangat indah jika daerah kita telah maju dengan fasilitas fisiknya dan kita tetap memakmurkan Al Qur’an dalam kehidupan, termasuk nilai-nilai budaya lelubur kita. Modernisasi dan westernisasi semakin kuat sekarang ini, kita tidak bisa menghindar, tapi kita bisa membentengi diri agar tetap pada nilai ketimuran yang selama ini menjadi identitas kita,” ungkapnya.
MTQ dan Do’a bersama masyarakat Kecamatan Gunung Kijang ini menghadirkan penceramah muda dari Kota Batam, Al Ustadz Sutarman Kamil. MTQ ini akan diikuti kafilah dari 1 Kelurahan dan 3 Desa yang ada di Kecamatan Gunung Kijang. Cabang lomba mulai dari Tilawah golongan Tartil, Tilawah golongan Anak-anak, Tilawah golongan Remaja sampai Tilawah golongan Dewasa akan diikuti oleh 32 Qori’ dan Qori’ah terbaik yang ada di Kecamatan Gunung Kijang.







Comment