Natuna, SuaraKepri.com – Suasana haru yang diwarnai dengan tangis dan tawa melebur menjadi satu pada acara reuni akbar alumni SMP Negeri 1 Ranai Angkatan 87 dan SMA Negeri 1 Ranai Angkatan 90.
Reuni akbar bertemakan ‘Merangkai Kisah, Menjalin Silaturahim Dalam Menyambut Masa Tua Dengan Berbagi Kebahagiaan’ di gelar di rumah makan sisi besisir ranai. Sabtu (23/3/2019).
Ketua Umum Alumni SMP (87) dan SMA (90) Ruddi Riyanto dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih dan puji syukur atas terselenggaranya acara reuni untuk pertama kalinya.
“Terimakasih dan rasa bangga kami ucapkan atas kehadiran teman teman dari kecamatan Bunguran besar dan dari rantauan yang berkenan meluangkan waktu untuk acara reuni ini,” ujar Rudi dalam sambutannya.
Setelah sekian lama berpisah, lanjut Rudi, pertemuan dalam rangka reuni ini menjadi pengobat rindu dan hari ini sudah terbayar.
“Kerinduan akan kebersamaan inilah yang kita nantikan. Apalagi hari ini kita masih bisa bertemu dengan yang dahulu mengasuh dan membesarkan kita. Beliau beliau (guru) masih utuh semangat-Nya untuk membesarkan SMP dan SMA tercinta ini,” tambahnya.
Menurut Ruddi menjadi siswa-siswi SMP dan SMA Negeri Ranai adalah suatu kebanggaan.
“Karena pada saat itu hanya anak-anak yang memiliki tekat, cita-cita dan jiwa besar mampu bersekolah dengan keadaan yang serba kekurangan dan ekonomi lemah,” tuturnya.
Ruddi menjelaskan, awal mula bisa kembali berkumpul dan bersilaturahmi dengan teman-teman semua karena perkembangan zaman dan teknologi.
“Alhamdulillah karena teknologi saat ini kita bisa bertemu secara online baik itu dari Facebook maupun WhatsApp. Dan pada akhirnya kita membuat group alumni WhatsApp yang beranggotakan lulusan SMP 1 tahun 1986 dan SMA 1 lulusan 1990. Sehingga tas dasar komunikasi di WAG itulah maka terlahir pemikiran dan gagasan utnuk mengadakan pertemuan yang lebih dikenal dengan reuni,” jelas Ruddi.
Ruddi berharap dengan terlaksana-nya reuni Akbar ini bisa membentuk suatu Ikatan Alumni yang bermanfaat bagi anggota maupun untuk masyarakat.
Di akhir acara, tampak para alumni terharu dan meneteskan air mata setelah menyalami dan memeluk satu persatu guru yang dahulu mengajar dan membimbing mereka.
Selian itu juga, Ada penyerahan sumbangan untuk anak yatim dan pemberian cendramata kepada guru.
Laporan : M. ROZALI








Comment