SuaraKepri.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan akan memulai pemenuhan seragam gratis untuk siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun ajaran baru 2019/2020.
Terkait program yang masuk dalam janji kampanye Wali Kota Tanjungpinang terpilih, Syahrul, dia menegaskan akan tetap melaksanakan pada tahun ini.
“Sudah kita siapkan sekarang sudah mulai lelang,” kata Syahrul saat diwawancarai usai upacara Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Pamedan, Kamis (2/5/2019).
Syahrul mengatakan, program seragam gratis ini memang untuk siswa yang bersekolah dibawah naungan Pemko Tanjungpinang, yaitu SD dan SMP. Sementara bagi wali murid yang anaknya masuk SMA, tidak dapat ditanggung karena jenjang sekolah tersebut berada dibawah naungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Masyarakat di Tanjungpinang mengaku dapatkan isu miring terkait program ini. Dimana, kata beberapa masyarakat yang ditemui di Kelurahan Tanjung Unggat menyatakan dapat kabar bahwa program ini hanya untuk anak yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan mereka yang tidak mampu.
Ditanya masalah ini ada yang menarik, Syahrul sembari bercanda menyinggung tentang anak Kapolres (tidak menyebut Kapolres Tanjungpinang).
“Semua ditanggung kecuali SMA itu urusan Provinsi,” kata Syahrul.
“Semua akan dianggap, tapi tergantung, anak Kapolres mau kita siapkan juga? Terserahlah,” sambung Syahrul berseloroh.
Terkait hal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Thamrin Dahlan juga menegaskan bahwa semua seragam baik itu untuk ikut orang tidak mampu maupun mampu akan tetap di tanggung.
Bahkan, Thamrin mengaku Pemkot Tanjungpinang menganggarkan Rp. 7,6 Miliar agar seragam siswa di sekolah Swasta juga dapat ditanggung.
“Kita melihat dari tahun sebelumnya ditambha 10 persen kuota lebih. Kita optimis semua siswa baru dapat seragam gratis dari ujung rambut sampai ujung kaki,” kata Thamrin diwawancarai dilokasi yang sama.
Penulis : Bie







Comment