Beberapa tahun belakangan ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna, aktif merekrut anak daerah untuk digembleng di Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna.
Dilaksanakan setiap tahun, para peserta akan menimba ilmu selama satu bulan lamanya. Adapun beberapa pelatihan kejuruan disiapkan Disnaker diantaranya, paket otomotif, kelistrikan, las, dan menjahit.
Selama pelatihan, para peserta yang terdiri 16 orang setiap paket kejuruan, akan dibimbing oleh instruktur dari luar daerah. Usai melaksanakan pelatihan, selanjutkan akan diuji kompetensi guna mendapatkan sertifikasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Natuna Husyaini mengatakan, ujian ini dilaksanakan oleh tim Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BLK Padang, Sumatera Barat.
Uji Kompetensi dilaksanakan selama dua hari (15-16 Agustus), terdiri dari ujian teori dan ujian praktek.
“Setelah mengikuti pelatihan selama satu bulan, kemudian mereka mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam Uji Kompetensi ini belum tentu seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak mendapat sertifikat. Semua tergantung kepada penilaian tim penguji, bukan kewenangan Disnaker.
Dengan mengikuti pelatihan dan Uji Kompetensi, diharapkan mereka mempunyai skill dan mampu mandiri maupun berwira usaha. Disamping itu, akan menjadi modal buat mereka, jika nantinya bekerja disebuah perusahaan.
Mantan Kabag Humas dan Kabag Perlengkapan Setda Natuna ini juga berharap, kedepan pihaknya dapat membuka pelatihan bidang Informasi dan Teknologi (IT).
Akan tetapi, karena belum adanya sarana dan prasarana pendukung, rencananya anak daerah dari setiap kecamatan akan dikirim ke Bekasi untuk mengikuti pelatihan.
“Kedepan kita berharap, akan bisa mengirim anak natuna untuk mengikuti pelatihan IT di Bekasi, semuanya kita tanggung. Akan tetapi sebelumnya kita harus menyurati terlebih dahulu pihak disana, agar mereka menyediakan slot untuk kita,” sebutnya.







Comment