
Lingga, SuaraKepri.com – Hari ini ratusan mahasiswa Lingga dipulangkan ke Bunda Tanah Melayu, oleh Pemerintah Kabupaten Lingga menggunakan tiga ferry dari pelabuhan Tanjungpinang.
Wakil Ketua I DPRD Lingga, Aziz Martindaz meminta pemerintah untuk tetap memberlakukan Rafid test terlebih dahulu kepada orang-orang yang pulang hari ini.
Tujuannya, supaya kebijakan strategis kuhusus tersebut tidak menimbulkan pro dan kontra serta tidak menimbulkan kecemasan kepada masyarakat lainnya yang tidak keluar dari Kabupaten Lingga dimasa-masa antisipasi penyebaran covid 19.
“Langkah strategis untuk pemulangan warga lingga tersebut sudah sangat bagus, namun seyogyanya pemerintah juga memberlakukan ravid test kepada orang-orang yang dipulangkan, sehingga yang kembali ke kabupaten Lingga benar-benar terjamin kesehatannya,” kata Aziz Martindas kepada awak Media, Rabu (22-04-2020).
Dia juga menerangkan, bahwa saat ini Fasilitas ravid test ada di provinsi Kepri, yakni di Rumah sakit Provinsi maupun rumah sakit Embung Fatimah.
“Nah, kalo memang sudah dilakukan ravid test dan hasilnya dinyatakan sehat, tunjukin aja keterangan tertulis dari hasil pemeriksaan tersebut, dan diperbolehkan untuk menaiki kapal Ferry yang disediakan,” Aziz yang akrab disapa menegasakan.
Tidak hanya itu saja, bahkan Aziz juga menyarankan agar pemeriksaan ravid test tersebut juga diberlakukan kepada para penumpang melalui udara.
Sangat diharapkannya, agar pemerintah juga tidak gegabah untuk melakukan kebijakan strategis tersebut, sehingga tidakmemberi dampak yang sangat berat kepada daerah setempat nantinya.
“Alhamdulillah, untuk saat ini patut juga kita syukuri, bahwa kabupaten Lingga masih kondusif situasi kesehatan masyarakatnya,” ucap Nya.
Selain itu, dia juga memberi pendapat, terkait adanya pekerja dari kabupaten Lingga yang bekerja diluar, jika ingin kembali untuk diberikan kebijakan yang adil dan sama seperti mahasiswa. Namun terlebih dahulu dilakukan ravid test dan surat keterangan dari hasil pemeriksaan.
“Jika dari ravid test tersebut ada yang terindikasi tidak sehat, maka selayaknya para calon penumpang tidak dikembalikan ke Lingga, sehingga dapat melakukan karantina mandiri diwilayah, dimana mereka sebelumnya akan diberangkatkan,” pungkasnya.
(F.sr)








Comment