Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

MTI Kritisi Terkait Dishub Tanjungpinang Yang Tidak Melakukan Pengalihan Jalur Kendaraan di area Taman Gurindam

4170
×

MTI Kritisi Terkait Dishub Tanjungpinang Yang Tidak Melakukan Pengalihan Jalur Kendaraan di area Taman Gurindam

Sebarkan artikel ini
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepulauan Riau, Syaiful

TANJUNGPINANG, suarakepri.com – Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepulauan Riau, Syaiful, mengkritisi sikap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang yang tidak melakukan pengalihan jalur kendaraan di area Taman Gurindam.

Padahal terdapat resiko karena masih banyak sisa-sisa kerikil dan ranting pohon di area Taman Gurindam pasca longsor yang kapan saja bisa terjatuh dan mengenai masyarakat yang melintas.

Bahkan kondisi itu juga beresiko membahayakan pekerja proyek pemulihan Taman Gurindam yang tengah berlangsung.

“Tujuan dari rekayasa lalu lintas adalah untuk mendapatkan atau memberikan kondisi lalu lintas yang lancar dan aman bagi pengguna jalan,” ujar Syaiful, di Tanjungpinang

“Lokasi pekerjaan yang bertebing dikhawatirkan terjadinya longsor bebatuan. Jatuhnya kerikil, kayu dan ranting kejalan dapat menimbulkan resiko terjadinya  kecelakaan bagi pengguna jalan, hal tersebut tentu juga berisiko bagi kontraktor  yang mengerjakannya,” lanjut Syaiful.

Untuk itu, Syaiful dalam hal ini meminta solusi dan sikap dari PUPR, Kontraktor dan Dishub agar bagaimana supaya hal-hal yang tidak diinginkan itu bisa dihindari.

Inilah lokasi jalan yang tidak melakukan pengalihan jalur kendaraan di area Taman Gurindam.

“Jadi saran saya sebaiknya pihak PUPR, pihak kontraktor berkoordinasi dengan Dishub agar pekerjaan tersebut diawasi. Jika perlu dilakukan rekayasa lalu lintas atau pengalihan jalur kendaraan karena mengantisipasi sebelum terjadinya musibah itu lebih baik,” tegas Ketua MTI Kepri itu.

Sekedar informasi, Dishub Kota Tanjungpinang bersama Komisi III, Kontraktor dan Instansi terkait lainnya sempat meninjau area Taman Gurindam tersebut.

Saat peninjauan itu Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan Dishub Kota Tanjungpinang, Syavrant mengatakan bahwa dirinya tidak melakukan pengalihan jalur alias tetap membuka akses di area tersebut.

Meskipun proses pengerjaan pemulihan atau rehabilitasi Taman Gurindam pasca mengalami longsor itu tengah berlangsung.

“Untuk rekayasa lalu lintas jalan di Taman Gurindam ini tetap normal karena pekerjaannya saat ini sedang dimulai dan mereka mengerjakan ini manual tidak menggunakan alat berat,” ucap Syavrant.

Syavrant berpendapat bahwa pekerjaan  pemulihan Taman Gurindam itu tidak terlalu memakan badan jalan sehingga tidak perlu melakukan rekayasa pengalihan jalur.

“Area kerja meraka hanya menggunakan setengah dari badan jalan, jadi masih ada space untuk melintas disini,” tutur Syavrant.

Meski dibuka, Savrant menghimbau kepada masyarakat yang melintasi jalan tersebut untuk tetap berhati-hati.

“Namun begitu kami tetap menghimbau kepada pengendara nantinya untuk tetap berhati-hati karena ada penyempitan jalan di area ini,” pungkasnya. (Angga)

Comment