Promo FBS
FBS Reliable Broker
Tanjungpinang

Antrian Kendaraan ‘Mengular’ di SPBU, MTI Kepri Ikut Bicara

1323
×

Antrian Kendaraan ‘Mengular’ di SPBU, MTI Kepri Ikut Bicara

Sebarkan artikel ini
Tampak antrian panjang pengisian Pertailet salah satu SPBU di Kota Tanjungpinang./Ist

Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Ditetapkannya Sistem Barcode hampir di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-Kota Tanjungpinang, memicu antrean panjang. Kendaraan bermotor roda dua dan roda empat bahkan sejumlah kendaraan truk angkutan juga terpantau ‘mengular’ saat melakukan antrian disejumlah SPBU di Kota Tanjungpinang.

Terkait persoalan itu,  Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Kepri  angkat bicara terkait pemberlakuan sistem Barcode disejumlah SPBU se-kota Tanjungpinang hingga memicu antrian panjang.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepulauan Riau, Syaiful.

Syaiful, SE menghimbau agar Pj.Walikota, DPRD Kota Tanjungpinang atau DPRD Provinsi Kepri memanggil pihak Pertamina dan Management pengelola SPBU. “Hal ini dilakukan agar ada kejelasan yang konkrit dan informasi yang beredar viral dimasyarakat tidak simpang siur terkait antrean berkepanjangan tersebut,” ujar Syaiful.

Disampaikan Syaiful, ia melihat  Pelayanan yang tidak profesional dari pengelola SPBU. “Kepala daerah dan DPRD harus minta keterangan lengkap dan pertanggungjawaban kepada mereka terkait pelayanan penjualan BBM tersebut,” tegasnya. Karena hal tersebut, sangat merugikan masyarakat terutama dari segi waktu dan tingkat stres saat menunggu antrian lama.

“Suatu keanehan terjadi kok bisa mesin pompa SPBU  rusak serentak, ada apa gerangan, khusus di wilayah Tanjungpinang saja? ada apa gerangan?. Apakah benar benar rusak? atau ada pengaruh kualitas pertalite yang menyebabkan mesin tersebut rusak atau ada faktor lain,” tanya Syaiful.

Syaiful, menegaskan selain faktor mesin pompa rusak, namun ada faktor lain terkait pelayanan. “Coba perhatikan mesin pompanya ada 4, namun petugasnya hanya satu orang mondar mandiri kiri kanan. Hal ini juga membuat pelayanan pengisian BBM juga lambat,” jelasnya, penuh keanehan.

Ia menyimpulkan, bagaimana jumlah petugas SPBU yang tidak sebanding dengan antrian kendaraan dapat melayani. “Seharusnya, ditambah petugas pengisian tersebut satu orang lagi, sehingga proses pengisian jadi cepat,” pungkasnya.

Penulis : Zen

Editor: Thafan

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat