Promo FBS
FBS Reliable Broker
Suara Kepri

Dugaan Malpraktik, Orang Tua Almarhum Dyo Gugat Dokter dan Puskesmas Rp1,7 Miliar

567
×

Dugaan Malpraktik, Orang Tua Almarhum Dyo Gugat Dokter dan Puskesmas Rp1,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kuasa Hukum, Agung Ramadhan Saputra (tengah) didampingi orang tua almarhum Dyo Putra, Amelia Kencana Rosi dan Dicky Januardy. /F: Ulasan, Muhammad Bunga Ashab

Tanjungpinang, suarakepri.com – Orang tua almarhum Dyo Putra, Amelia Kencana Rosi dan Dicky Januardy, resmi mengajukan gugatan perdata senilai Rp1,7 miliar terhadap seorang dokter berinisial SR dan Puskesmas Sei Jang ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Gugatan ini dilayangkan pada Kamis (26/9) terkait dugaan kelalaian medis yang menyebabkan kematian anak mereka setelah mengonsumsi obat yang diberikan oleh puskesmas tersebut.

Kuasa hukum keluarga, Agung Ramadhan Saputra, S.H., dan Sesa Praty Pindina, S.H., M.H., dari Pindina Law Office & Partners, menyatakan bahwa gugatan ini merupakan respons atas penghentian kasus pidana oleh kepolisian. “Kasus ini sempat diselidiki oleh Polresta Tanjungpinang, namun dihentikan melalui SP3 karena dianggap tidak memenuhi unsur pidana. Kami menilai ada kelalaian yang termasuk dalam kategori perbuatan melawan hukum,” ujar Agung saat ditemui di PN Tanjungpinang.

Menurut Agung, dugaan malpraktik terjadi karena dokter SR tidak melakukan pemeriksaan tekanan darah sebelum memberikan obat domperidone kepada Dyo. Obat tersebut diduga memicu reaksi fatal yang mengakibatkan kematian anak berusia 13 tahun itu. “Pemeriksaan fisik, termasuk tekanan darah, seharusnya dilakukan sebelum obat diberikan, tetapi hal ini diabaikan. Ini menjadi dasar utama gugatan kami,” tambahnya.

Gugatan ini menuntut ganti rugi sebesar Rp1,7 miliar, yang terdiri dari Rp700 juta untuk kerugian materil, termasuk biaya perawatan dan kebutuhan hidup keluarga, serta Rp1 miliar untuk kerugian immateril atas kehilangan yang dialami orang tua korban. “Selain ganti rugi, kami juga menuntut adanya pertanggungjawaban moral dari dokter dan puskesmas yang hingga kini belum menunjukkan penyesalan atau iktikad baik,” lanjut Agung.

Humas PN Tanjungpinang, Boy Syailendra, membenarkan bahwa gugatan telah terdaftar dan dijadwalkan untuk disidangkan pada 7 Oktober 2024. “Majelis hakim telah ditunjuk, dengan Hakim Ketua Siti Hajar Siregar, serta Hakim Anggota Dessy Deri dan Muhammad Ikhsan. Panitera pengganti dalam kasus ini adalah Hendrik,” kata Boy.

Orang tua almarhum Dyo berharap persidangan ini dapat memberikan keadilan atas kematian anak mereka yang mereka yakini disebabkan oleh kelalaian medis. “Kami ingin kebenaran diungkap dan ada keadilan bagi anak kami. Semoga kasus ini juga menjadi pembelajaran bagi tenaga medis lainnya agar lebih berhati-hati,” ungkap Amelia Kencana Rosi, ibu almarhum Dyo.

Dalam petitum gugatan, pihak penggugat menuntut beberapa hal, di antaranya:

  1. Mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.
  2. Menyatakan tergugat lalai dalam menjalankan kewajiban medis dengan tidak melakukan pemeriksaan tekanan darah sebelum memberikan obat.
  3. Menyatakan kelalaian tersebut sebagai perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan hilangnya nyawa Dyo Putra Pratama.
  4. Menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1,7 miliar secara tunai.
  5. Memerintahkan putusan ini untuk dilaksanakan segera meskipun ada upaya banding atau perlawanan.

Kematian Dyo Putra Pratama pada 9 Juli 2024 diduga terjadi setelah mengonsumsi obat domperidone yang diberikan oleh Puskesmas Sei Jang. Orang tua Dyo segera melaporkan kasus ini ke Polresta Tanjungpinang, namun proses hukum pidananya dihentikan setelah polisi menyatakan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kejadian tersebut. Keputusan ini mendorong keluarga untuk menempuh jalur perdata, dengan harapan dapat mengungkapkan kebenaran melalui persidangan.

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama dalam isu pelayanan kesehatan yang harus mengedepankan keselamatan pasien. Semua pihak kini menunggu hasil sidang yang diharapkan bisa memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga almarhum.

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat