banner 728x250

Dugaan Korupsi Dana Hibah Tahun 2019, Ketua Tim Verifikasi SPJ KONI Bengkalis Diperiksa Kejari

  • Share

BENGKALIS, suarakepri.com – Kejaksaan Negeri Bengkalis terus lakukan penyidikan terkait dugaan korupsi dana hibah KONI Bengkalis tahun 2019 sebesar Rp12 Miliar.

Kini, pada Rabu (19/5/2021) giliran Ketua Tim Verifikasi Bidang Olahraga, pertanggungjawaban (SPJ) pencairan dana hibah KONI Bengkalis, Tirta Adhi Khazmi, ST, MT, diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus).

banner 336x280

Tentang pemeriksaan Tirta Adhi Khazmi yang saat ini menjabat Kabid Olahraga, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, itu diungkap Kepala Seksi Pidsus Kejaksaan Negeri Bengkalis, Juprizal melalui Kasubsi Pidsus, Frengki Hutasoit saat dikonfirmasi wartawan, Rabu sore (19/5).

Menurut Frengki, Tirta diperiksa dari pagi hingga sore, dan di cecar 16 pertanyaan terkait jabatannya sebagai Ketua Tim Verifikasi Dokumen Administrasi Permononan Pencairan dan Pertanggungjawaban
belanja hibah daerah berupa uang pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan
Olahraga Kabupaten Bengkalis.

Tirta Adhi Khazmi (ketua), Abdul Mukti Zubir, Iwan Desheryawan S. Kom, Eli Yohanes, SH, Bukti, A. Md, dan Susi Novita, diangkat sebagai tim verifikasi bidang olahraga pencairan dana hibah KONI Bengkalis berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis Nomor : 24 /KPTS/IX/2019 tanggal 16 September 2019.

Tim ini bertugas melakukan verifikasi terhadap
Pertanggungjawaban Belanja Hibah KONI Bengkalis tahun anggaran 2019. Dimana pada tahun 2019 KONI Bengkalis mendapat dana hibah Rp 12 miliar yang bersumber dari APBD Bengkalis.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh wartawan, salah satu yang diverifikasi Tirta dkk adalah pencairan tahap II dana hibah KONI Kabupaten Bengkalis sebesar Rp3.000.000.000,-.

Ada 3 poin hasil verifikasi terhadap pencairan dana hibah KONI Bengkalis:

  1. Realisasi belanja hibah berupa uang pada tahap 2 sebesar Rp. 2.352.844.094,-.
  2. Seluruh pajak agar segera disetorkan ke kas Negara sebelum tanggal 31 Desember 2019,
  3. Agar segera melengkapi seluruh kekurangan lampiran pendukung SPJ sebelum 31 Desember
    2019.

Pada Senin (17/5/2021) lalu, Kadis Parbudpora Bengkalis Anharizal telah memenuhi pemanggilan dan diperiksa dimintai keterangan sebagai saksi oleh Tindak Pidana Khusus (Pidsus) melalui Kasubsi Kejari Bengkalis, Frengki Hutasoit.

Setelah usai penyidikan, berlangsung selama 4 jam, dari pukul 10.00 WIB sampai dengan Pukul 14.00 WIB, Kadis Parbudpora Bengkalis dengan menggunakan pakaian kemeja putih dan celana coklat melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan pemeriksaan menuju pintu keluar di kantor kejaksaan Bengkalis.

Saat di wawancara, Anharizal, mengatakan, pemeriksaan sebagai saksi serta dimintai keterangan oleh penyidik di cecar dengan 12 (dua belas) pertanyaan.

“Dan ia mengakui, pemeriksaan ini yang kedua kalinya,” kata Kadis Parbudpora Anharizal kepada wartawan, seusai menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti melalui Kepala Seksi Pidus Jufrizal, SH, menegaskan belum ada tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana hibah KONI Bengkalis. Sampai saat ini pihaknya masih mendalami penggunaan dana hibah tahun 2019 sebesar Rp 12 miliar itu.

“Masih sebagai saksi di tahap penyidikan. Belum ada penetapan tersangka. Untuk saat ini kami terus melakukan pemanggilan dan mencari keterangan yang akurat kepada pengguna dana hibah KONI Bengkalis tahun 2019,” ungkapnya.

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *