by

Warga Keluhkan Material Tanah Berserakan di Jalan Bengkalis, Diduga Pemiliknya Tutup Mata

Penulis : -Bengkalis-1,842 views

BENGKALIS, SuaraKepri.com – Diduga proyek pengangkut tanah kuning yang berlokasi di Kelurahan Rimbas Kampung, Kecamatan Bengkalis, sangat dikeluhkan warga dan pengguna jalan raya. Pengangkutan tanah tersebut dengan menggunakan mobil dump truck mengakibatkan terjadinya polusi debu dan lumpur mengotori jalan raya, Jumat (18/12/2020).

Sejumlah warga yang melintas di lokasi pun dibuat terganggu dengan hamburan debu dan jika di hari hujan terjadi becek.

Dari pantauan SuaraKepri.com dilapangan, Sejumlah truk yang mengangkut material tanah kerap kali keluar masuk di lokasi penimbunan tanah. Ironisnya, material tanah kuning itu berhamburan dan berterbangan dari sisa tanah yang melekat di ban mobil tersebut.

Bahkan, sisa kikisan material tanah kuning itu pun mengotori jalan raya sepanjang jalur Jalan Bengkalis, Kelurahan Rimba Sekampung.

Biyek, seorang warga Bengkalis Kota sangat menyayangkan kondisi yang terjadi saat ini.  Lantaran hamburan debu itu sangat membahayakan pengguna jalan.  

Selain itu, banyak pengendara motor yang tiba-tiba berhenti karena matanya kelilipan debu, apa lagi saat pandemi Covid-19, masyarakat di tuntut untuk sering menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Ini kan sangat membahayakan pengguna jalan raya lainnya,” keluh warga.

Truk yang berlalu lalang di sekitar lokasi rimba sekampung ini sudah sering dikomplain warga. Tapi hingga kini aktivitas truk masih aktif. Warga lainnya berharap agar truk proyek selalu diawasi.

Karena itulah, dirinya mengharapkan aparat terkait untuk melakukan penertiban untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan semisal kecelakaan lalu lintas.

“Kondisi ini harus segera disikapi, jangan sampai ada korban,” harapnya.

Selain itu terkait hal ini, kami meminta kepada instansi pemkab Bengkalis wajib memberikan sanksi atau peringatan kepada pemilik (owner) material tanah, yang diduga mencari keuntungan yang besar.

ketika awak media mencoba menghubungi pemilik material tanah berinisial HM via phone 0812751xxxx tidak aktif.

Yang pasti, hal ini sudah melanggar Perda tentang kebersihan dan ketertiban umum.

Comment

Berita Lainnya