Paripurna LKPj Bupati Anambas 2021, Diikuti 3 Orang Anggota DPRD Secara Virtual

ANAMBAS, SuaraKepri.com – Pelaksanaan Rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Anambas tahun 2021, Senin (4/4), sempat tertunda.

Penundaan dikarenakan kehadiran wakil rakyat Anambas yang sempat tidak mencapai kuorum. Bahkan rapat paripurna LKPj ini nyaris gagal.

banner 336x280

Dari 20 jumlah anggota dewan hanya 9 yang hadir secara langsung di ruang rapat.

Rapat paripurna pun sempat mengalami skorsing sekitar 30 menit.

Bupati Anambas, Abdul Harris menyampaikan pidato terkait LKPj tahun 2021. Foto : Rahmad

Akhirnya 3 orang anggota DPRD Kabupaten Anambas mengikuti paripurna secara virtual/daring.

Sementara itu 8 orangnya diketahui sedang melakukan dinas luar.

Di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris akhirnya menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2021.

Dalam pidatonya, Haris menerangkan struktur keuangan daerah tahun 2021 untuk pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp 1.122,67 miliar. Namun terealisasi sebesar Rp 844,51 miliar atau sebesar 75,22 persen.

Suasana paripurna LKPj Bupati Anambas tahun 2021, foto : Rahmad

“Dana transfer 2021 terealisasi sebesar Rp 745,08 miliar, pendapatan transfer antar daerah terealisasi sebesar Rp 53,98 miliar, lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp 13,18 miliar, PAD terealisasi sebesar Rp 32,27 milyar, PAD murni dari pajak daerah terealisasi sebesar Rp 13,28 miliar,” sebutnya.

Sedangkan retribusi daerah terealisasi sebesar Rp 4,70 miliar, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp 1,98 miliar, untuk lain-lain PAD yang sah terealisasi sebesar Rp 12,31 miliar.

“Berdasarkan anggaran tersebut, maka alokasi belanja daerah tahun 2021 sebesar Rp 1.132,26 miliar dengan realisasi sebesar Rp 806,41 miliar atau sebesar 77,22 persen,” bebernya.

Ia menyebutkan, belanja operasi terealisasi sebesar Rp 559,90 miliar, belanja modal terealisasi sebesar Rp 141, 91 miliar, belanja tak terduga Rp 878,75 miliar, sedangkan belanja transfer teralisasi sebesar Rp 103,72 miliar.

“Untuk realisasi pembiayaan daerah tahun 2021 sebesar Rp 10 miliar, cukup meningkat dari target yang dialokasikan sebesar Rp 9,60 miliar,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, dari uraian struktur APBD tersebut dapat disimpulkan bahwa SILPA Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2021 diperoleh sebesar Rp 48,09 miliar.

Pada tahun 2021 Pemda Anambas juga telah melaksanakan sebanyak 34 urusan yang terbagi atas 4 kelompok urusan.

Turut hadir mendampingi Bupati Anambas, diantaranya Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra dan Sekretariat Daerah Sahtiar serta kepala OPD lainnya.

Penulis/foto : Rahmad

Comment