Promo FBS
FBS Reliable Broker
Anambas

Pemkab Anambas Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Inflasi harga Sembako di Bulan Ramadan

351
×

Pemkab Anambas Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Inflasi harga Sembako di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini
Bupati Anambas, Aneng bersama istri saat meninjau stok dan harga barang terutama sembako saat bulan Ramadhan di Pasar Tarempa./Ist

Anambas, SuaraKepri.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Gerakan Pangan Murah selama Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Kegiatan bertajuk Semarak Ramadan Gerakan Pasar Murah Kabupaten Kepulauan Anambas ini dilaksanakan oleh Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DP3) dan dipusatkan di Pelabuhan Nelayan, Desa Tarempa Barat, mulai 23 hingga 25 Februari 2026.

Gerakan pangan murah tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas Ny. Sinta Aneng, Sekretaris Daerah Sahtiar, SH., MM, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dalam sambutannya, Bupati Aneng menegaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kebutuhan pokok tetap terjangkau. Ini adalah komitmen kami. Namun kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus saling mendukung, menjaga stabilitas, dan memperkuat semangat gotong royong. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kebersamaan adalah kekuatan kita,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut secara bijak serta menjaga persatuan dan ketahanan sosial di tengah dinamika ekonomi.

“Mari kita jadikan momentum satu tahun kepemimpinan ini sebagai penguat optimisme. Kami bekerja untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali. InsyaAllah, setiap kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras Bulog 5 kg Rp57.000, ayam Rp44.000 per kilogram, minyak goreng 2 liter mulai Rp30.000 hingga Rp41.000, telur satu papan Rp55.000, gula pasir Rp18.000 per kilogram, bawang Birma Rp20.000, Bawang Balery Rp18.000, sirup Rp12.000, Tepung tulip Rp11.000, Wortel Rp25.000 Kol Serta Rp18.000

Plt Kepala Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan (DP3) Anambas, Arcan Iskandar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan. Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai langsung di lokasi Gerakan Pangan Murah di Pelabuhan Nelayan, Desa Tarempa Barat.

Ia menambahkan, penguatan distribusi pangan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah mengingat kondisi Anambas yang terdiri dari tiga gugusan pulau besar. Karena itu, seperti yang di sampaikan pemerintah telah berkoordinasi dengan Perum Bulog terkait pembangunan gudang logistik di wilayah Jemaja.

Menurut Arcan, pembangunan gudang tersebut direncanakan berlokasi di sekitar Kantor Camat Jemaja Timur dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah daerah. Gudang itu diproyeksikan memiliki kapasitas sekitar 1.000 ton.

“Gudang akan dibangun di sekitar Kantor Camat Jemaja Timur karena di sana tersedia tanah pemda, dengan kapasitas sekitar 1.000 ton,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa fokus penyerapan Bulog di wilayah Jemaja nantinya akan diarahkan pada komoditas jagung pipil dan gabah guna memperkuat ketahanan pangan daerah tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa karena Anambas memiliki tiga kepulauan besar, keberadaan gudang Bulog di Jemaja sangat penting untuk menjamin pasokan di wilayah tersebut. Sementara itu, untuk wilayah Palmatak yang relatif dekat dengan Tarempa, distribusi logistik masih lebih mudah dijangkau sehingga harga bahan pokok dapat lebih ditekan dan dijaga tetap stabil.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan rencana pembangunan gudang Bulog tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap distribusi pangan semakin merata, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan Ramadan.

Penulis: Nanda

Comment

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat