Promo FBS
FBS Reliable Broker
Batam

Diskusi Terpumpun Bahasa Media Massa

599
×

Diskusi Terpumpun Bahasa Media Massa

Sebarkan artikel ini

BATAM, SuaraKepri – Kantor Bahasa Kepulauan Riau (Kepri) menggelar diskusi terpumpun Bahasa Media Massa di Hotel Evitel, Nagoya Batam, Selasa (9/4) siang. Forum diskusi yang bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri ini dihadari sejumlah wartawan media cetak dan elektronik yang ada di Batam, dengan narasumber, Kepala Kantor Bahasa Kepri, Zuryetti Murzat, Agus Sri Danardana, peneliti Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta Candra Ibrahim, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri.

Kepala Kantor Bahasa Kepri, Zuryetti Muzar mengatakan, kegiatan ini sudah kedua kalinya dilaksanakan dengan sejumlah media. Harapannya terjalin kemitraan antara Kantor Bahasa dengan media massa, khususnya di Kepri. Tujuannya menyebarkan informasi-informasi kegiatan yang dilakukan Kantor Bahasa pada masyarakat.

“Tahun lalu kita gelar di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Dijelaskannya, misi dari Kantor Bahasa sendiri di antaranya meningkatkan mutu kebahasaan dan pemakaiannya, meningkatkan keterlibatan peran bahasa dan sastra dalam membangun ekosistem pendidikan dan kebudayaan, dan meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra.

Dilanjutkannya, salah satu contoh yang dilakukan Kantor Bahasa Kepri melakukan pemetaan bahasa. Di Kepri sendiri, bahasa Indonesia ada dalam 15 dialek.

“Di Indonesia sampai saat ini sudah terpetakan 668 bahasa,” ungkapnya.

Selian itu, program lainnya melakukan pemantauan penggunaan bahasa pada media massa.

Menurutnya, bahasa yang digunakan di media massa beragam. Karena masing-masing media untuk menarik sekmen dan pembaca memiliki ciri khas dan gaya masing-masing dalam menuliskan suatu berita. Meski demikian hendaknya selalu merujuk pada bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.

“Dari diskusi tadi bahasa yang digunakan tidak ada yang menyimpang dan masih koridor-koridor kewajaran,” ujarnya.

Namun, kata Zuryetti pengubahan bahasa banyak ditemukan di media sosial yakni penggunaan bahasa tidak baku. Tapi, dalam ragam komunikasi non formal itu dianggap wajar.

Selain itu, yang menjadi perhatian pihaknya yakni saat ini penggunaan bahasa asing cukup banyak digunakan ruang pubik. Pihaknya juga berencana melakukan penertiban bahasa tersebut.

“Pengunaan bahasa asing yang sering banyak kami temukan di ruang publik yakni di Batam dan Karimun. Kami pernah mendekati pemko (pemerintah kota) untuk menertibkannya, tapi dengan alasan kepentingan investasi wacana itu belum terealisasi dengan baik,” ujarnya.

Sementara, Agus Sri Danardana dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam diskusi tersebut mengatakan bahasa saat ini terus berkembang.

Bahkan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) diganti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). “Pertanyaannya, sudah tertibkah kita berbahasa,” ujarnya.

Diingatkannya, jika ingin membuat kata di pemberitaan media massa lebih menarik boleh-boleh saja, asalkan tidak lari dari

Terkait penggunaan bahasa di media massa, menurut Agus, masih banyak tata bahasanya yang salah. Tidak mengikuti norma dan kaidah yang berlaku. kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Penggunaan bahasa itru jug aharus tahu dan bisa menempatkan sesuai tempat atau situasi. Misalnya, bahasa pujangga kan memang bagus, indah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi kalau bahasa pujangga itu dipakai saat berbelanja ke pasar kan jadi tak bagus,” ujarnya sambil tersenyum.

Agus juga menyoroti di era milenial saat ini media massa juga banyak menggunakan bahasa kekinian atau bahasa gaul.

“Apalagi dicampur dengan bahasa asing. Karena ada anggapan kalau pakai bahasa asing lebih keren atau lebih modern. Tapi sesungguhnya bisa mengubah makna. Ini yang harus diluruskan. Gunakanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar, itu saja cukup kok,” kata Agus.

Sementara, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Candra Ibrahim sangat mengakpresiasi diskusi ini. Menurutnya, setiap media memang memiliki gaya dan bahasa tersendiri. Tapi tetap harus merujuk pada kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Kami orang media harus mempertahankan bahasa kami yang mudah dimengerti pembaca. Apalagi kalau di koran harus memperhatikan space. Contohnya judul, harus singkat dan padat. Tapi di dalam isi berita semua itu dijelaskan,” ujarnya.

Dikatakan Candra, media massa saat ini juga harus mengikuti perkembangan zaman. Mengikuti kemauan pembaca. Termasuk pengunaan kata dalam satu berita.

“Media harus bisa fleksibel membca keinginan pembaca terutama kaum milenial. Boleh saja menggunakan bahasa gaul, tapi jangan sampai mengubah makna bahasa yang baik dan benar itu sendiri,” kata Candra.

Usai diskusi, juga dilakukan penandatangan kesepakatan antara Kantor Bahasa Kepri dengan PWI Kepri, yang berisi tiga poin, yakni mendukung sosialisasi program Badan Pengembangan dan Perbukuan Kantor Bahasa Kepri, menjalin kerja sama bidang kebahasaan dan kesastraan, dan membangun tekad menggunakan bahasa Indoensia yang baik dan benar di media massa. (Red/*)

Comment

Mengulas PG Soft Mahjong Ways melalui Dinamika Sistem dan Respons Pengguna Game Online
Kasino Online dan Teknologi Cerdas Makin Terhubung dengan Pola Live Server Modern
Eksperimen Statistik Menyoroti Strategi Bertahap untuk Membaca Konsistensi Pola Bermain
Saat Resesi Global Diprediksi Memuncak, Whale Disebut Melirik Roulette Volatilitas Rendah Microgaming
Penggunaan Statistik Menjadi Fondasi Baru untuk Keputusan Parlay yang Lebih Rasional
Teknologi Adaptif Modern Membentuk Ulang Pola Digital Komunitas Game Online Indonesia
Integrasi Big Data Modern Membuat Infrastruktur Analitik PG Soft Semakin Optimal
Teori Neural Pattern Mutation Membahas Perkembangan Tempo pada Jalur Interaktif Berlapis
Scatter Hitam Bonanza Gold Jadi Manuver Baru yang Menarik Perhatian Pemain Digital
Menelaah Terobosan Pola Interaktif Digital dan Teknologi Prediktif PGSoft Masa Kini
Kajian Komputasional Variansi dan Konsistensi RTP dalam Simulasi Permainan Digital
Dinamika Algoritma serta Distribusi Statistik pada Permainan Digital Bertema Strategis
Eksplorasi Probabilitas dan Ragam Hasil dalam Algoritma Permainan Berbasis RTP
Analisis Statistik Variansi Hasil pada Model Permainan Digital dengan RTP Fluktuatif
Pengembangan Model Data untuk Menilai RTP dalam Lingkungan Permainan Interaktif
Analisis Model Probabilitas Dinamis terhadap Perubahan RTP pada Sistem Digital, Teknologi AI dan Rekapan Data
Dinamika Distribusi Data Mahjongways dan Peluang pada Mekanisme Permainan Game Digital Modern
Evaluasi Algoritma Perhitungan RTP Mahjongways Game Online melalui Pendekatan Statistik Multivariabel Terkini
Dampak Variansi Statistik terhadap Pola Hasil dalam Simulasi Permainan Mahjong Ways 2 Digital
Analisis Statistik Komputasional tentang Distribusi RTP pada Mekanisme Permainan Mahjong Wins 3 Digital
Kajian Probabilitas RTP Dinamis pada Sistem Permainan Digital Berbasis Algoritma Adaptif
Evaluasi Sebaran Probabilitas Menggunakan Data Simulasi dalam Sistem Permainan Digital
Pendekatan Statistik Eksperimental untuk Mengkaji Variasi Hasil Permainan Digital
Struktur Probabilitas dan Statistik pada Mekanisme Permainan Digital Berbasis Sistem
Model Analitis Perubahan Peluang pada Sistem Permainan Digital Berbasis Data
Analisis Sistem Algoritmik terhadap Pola Data Hasil Permainan Digital Berkala
Daftar Kajian Data Empiris tentang Dinamika Sistem Acak Mahjongways dalam Permainan Game Digital
Studi Probabilitas Terapan pada Pola Data Hasil Main dalam Sistem RTP Game Online Modern
Model Prediktif Statistik untuk Memahami Dinamika Permainan Mahjong Ways 2 Digital Berbasis Acak
Official Interpretasi Data Probabilitas pada Sistem Permainan Mahjong Wins 3 Digital dengan Mekanisme Acak
Analisis RTP Live Terbaru Membantu Merancang Pendekatan yang Lebih Teliti dan Objektif
Riset RTP Berbasis Data Membantu Mengenali Faktor yang Mendukung Efektivitas Aktivitas
Observasi Perubahan RTP Membantu Mengenali Tren yang Berpotensi Menjaga Konsistensi Hasil
Pembacaan Grafik Performa Permainan Membantu Menemukan Tren RTP Tersembunyi yang Cukup Signifikan
Analisis Spin Pembuka Kian Disorot untuk Membaca RTP Mahjongways Modern Menuju Rp28 Juta
Efisiensi Strategi Adaptif dalam Mengatur Variasi Performa Game Digital Stabil untuk Jangka Menengah
Transformasi Studi Membantu Putaran: Membaca Momentum Gameplay Modern yang Lebih Efisien dan Konsisten
Pendekatan Berbasis Data Dipakai untuk Membaca Timing yang Mendukung Akurasi Strategi Game AI Real-Time
Riset Kajian Scatter Dinilai Lebih Efektif Ketika Pemain Memahami Batas Putaran Wajar
Statistik Metode Terukur untuk Membantu Meningkatkan Efektivitas Hasil dalam Jangka Pendek